PEMINDAHAN IBU KOTA AKAN MELIBATKAN BANYAK PIHAK TERMASUK INVESTASI SWASTA

PEMINDAHAN IBU KOTA AKAN MELIBATKAN BANYAK PIHAK TERMASUK INVESTASI SWASTA

Pemerintahan 0 Comment 53

JAKARTA, Gemantaranews

Rencana pemindahan lbu Kota Negara lndonesia dari Jakarta ke Pulau Kalimantan sebagai Pemerataan Stimulus Ekonomi, yang diperkirakan menelan lnvestasi Rp.466 triliun.
Negara nantinya tidak sepenuhnya akan menanggung Anggaran tersebut, namun akan melibatkan banyak pihak termasuk lnvestasi Swasta, dan lnvestasi tersebut dilakukan dengan pola tahun jamak (multi years).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Luhut Binsar Panjait), Jumlah lnvestasi yang cukup besar itu merupakan bagian dari kebijakan pemerataan Stimulus (rangsangan) ekonomi.
Untuk membuat sebuah lbu kota baru itu, jika kita lihat kira-kira butuh Rp.400 triliunan dan
Investasi sebesar itu tidak seluruhnya dibebankan kepada APBN. Sebagian dari Pemerintah, sebagian lagi dari Swasta yang nanti mengelola. Dan Ini akan menjadi Stimulus ekonomi juga, jelasnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bersama-sama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Saat ini tengah melakukan Studi lebih mendalalam dan sangat Komprehensif.
Pemerintah’pun serius untuk memindahkan lbu Kota dari Jakarta, Dan pembahasan ini sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu pada rapat-rapat kabinet.
Kajian yang lebih Detail dari sisi ekonomi, politik, lingkungan atas rencana tersebut sudah dilakukan Bappenas selama 1,5 Tahun ini, tegasnya.

Sementara itu menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menilai, “Bahwa pemindahan lbu Kota bisa menjadi Stimulan (cambuk prestasi) lnvestasi yang sangat besar,
“Kalau wacananya adalah 33 miliar dolar AS atau lebih dari Rp.466 triliun”. Tentu sebuah jumlah lnvestasi yang sangat besar.
Saya sangat menyambut baik, Ini sangat positif andaikata perpindahan ibu kota benar-benar bisa dijalankan,” katanya.

Is juga mengatakan, meski punya potensi bagus menggenjot investasi, ia berharap pemindahan lbu Kota bisa dilakukan secara Visioner (lbu Kota yang baru harus dibangun dengan mengaplikasikan lebih banyak Teknologi baru seiring perkembangan lndustri 4.0.
Di beberapa negara, Angkutan kargo dibeberapa Negara lain menggunakan pesawat nirawak (Drone) lazim dan semakin banyak dijalankan.

Mengenai Desain lbu Kota yang baru juga diharapkan bisa mengakomodasi lalu lintas “Drone”, kendaraan otonom hingga transportasi berbasis listrik, Hal seperti itu akan lebih baik untuk lnvestasi dengan Produktivitas tinggi. Harapan saya adalah langsung membangun lnfrastruktur abad 21, bukan lagi lnfrastruktur abad 20 atau malah mundur ke abad 19, lmbuhnya.
(Ant/riff)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top