PEMBERHENTIAN KOMITE SMPN 2 GENTENG OLEH KEPALA SEKOLAH MEMANAS

PEMBERHENTIAN KOMITE SMPN 2 GENTENG OLEH KEPALA SEKOLAH MEMANAS

Berita Daerah 0 Comment 83

BANYUWANGI, GemantaraNews

Ramainya kabar tentang dugaan pemberhentian sepihak Komite Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Genteng, Kabupaten Banyuwangi, mencuat.

Menurut Suwandi,dua periode jadi Ketua Komite SMPN 2 Genteng, dirinya diberhentikan secara tiba – tiba oleh Kepala Sekolah (Kepsek). Pada saat rapat Kepsek SMPN 2 Genteng memberikan sambutanya, namun didalam sambutanya tersebut beliau mengucapkan salam perpisahan dengan Komite. Kemudian membubarkan dan memberhentikan komite dengan alasan SK sudah berakhir.Ini kok ngk ada pemberitahuan atau minimal di dalam undangan tertera tentang berakhir masa jabatan ketua maupun anggota komite

“Kepsek memberhentikan Komite dengan alasan SK sudah berahir,” kata Suwandi, Kepada Wartawan. Kamis (2/7/2020).

Yang membuat heran, kata Suwandi, pemberhentian itu kok secara tiba – tiba dan tanpa ada surat pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga kita sangat terkejut.

“Pemberhentian tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu sehingga membuat kita semua anggota komite terkejut dan kaget,” ujarnya.
Dan selayaknya harus ada ketua serta anggota komite yang baru dan serah terima jabatan, itupun 30 % anggota komite yang lama dan yg 70 % boleh dan terpilih anggota komite yg baru, elentreh Suwandi.

Bahkan mbah Yoto yg juga menjadi ketua forum komite smpn se Banyuwangi mengatakan bahwa sekolah itu sehari saja tidak boleh tidak mempunyai komite, La ini komite yg baru saja blm di bentuk, ini komite yg lama udah dibubarkan, ini bearti udah nyalahi aturan….kata nbah Yoto dengan semangatnya. Sementara Bu Wahyu Handayani, Kepala Sekolah SMPN 2 Genteng saat dikonfirmasi di sekolahannya terkait kabar pemberhentian ketua dan anggota komite secara sepihaj…. dirinya membantah.

“Wah itu tidak benar mas,” katanya, Jum,at (3/7/2020).

Menurutnya pemberhentian Komite Sekolah sudah sesuai aturan dan sesuai prosedural. Perlu diketahui SK Komite SMPN 2 Genteng sudah berahir pada tanggal 30 Juni 2020. Jadi walaupun tidak diberhentikan, Komite dengan sendirinya sudah berahir.

“SK Komite SMPN 2 Genteng, berahir pada tanggal 30 Juni 2020, sehingga tidak diberhentikanpun secara otomatis sudah berahir,” ucapnya.

Dijelaskan oleh Wahyu, pada rapat saat itu memang dirinya mengaku telah membubarkan atau memberhentikan Komite SMPN 2 Genteng, kemudian membentuk Komite yang baru.

“Komite sudah kita bubarkan dan diberhentikan pada tanggal 30 Juni 2020, dan kita sudah membentuk Komite yang baru,” ujarnya.

Selain itu, kata Wahyu, Komite merupakan mitra sekolah bukan sebaliknya menjadi rival dan oposisi. Pihak sekolah dan Komite harus menjadi mitra yang baik agar sekolah bisa maju.

Dan harus diingat, lanjutnya, Surat Keputusan (SK) Komite dari Kepala Sekolah. Sehingga Kepsek, mempunyai hak priogratif. Jangankan habis jabatanya, ditengah jalanpun Kepala Sekolah bisa memberhentikan,” ungkapnya.

Wahyu juga menambahkan, yang dilakukan oleh pihak sekolah memberhentikan Komite sudah regulatif dan sesuai prosedur dan tidak ada yang dilanggar. Namun jika diluaran ada isu atau omongan apapun itu, ya sah – sah saja,” itu hak mereka, tutupnya sambil senyum simpul.(Puji)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top