PEMBANGUNAN GAPURA DARI ANGGARAN DANA DESA JADI PERGUNJINGAN WARGA SETEMPAT

PEMBANGUNAN GAPURA DARI ANGGARAN DANA DESA JADI PERGUNJINGAN WARGA SETEMPAT

Peristiwa 0 Comment 84

KAB.BEKASI, GemantaraNews

Pembangunan rehabilitas peningkatan Monumen Gapura batas Desa di wilayah Desa Karangharum Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi sebanyak dua titik, sumber dana anggaran Dana Desa tahap II pada tahun 2019 dengan nilai anggaran sebesar Rp. 269.200.000 kini jadi bahan pergunjingan warga.

Pembangunan dua gapura batas Desa, yang berlokasi 1. Dikampung Pengaritan RT 001/001 Jl.Pejuang Rengasbandung-Rawakuda.
2. Dikampung Rawakuda RT 013/006. Besarnya anggaran diduga tak sebanding dengan fisik pembangunan gapura batas desa tersebut.

Dikatakan Ahmad Jazuli warga Kampung Rawakuda, dirinya merasa aneh dengan melihat kondisi fisik dua titik pembangunan Gapura batas Desa. Nampaknya tidak sebanding dengan besarnya anggaran.

“Bila kita lihat dari kualitas dan kuantitas dua titik pembangunan Gapura batas Desa saya menduga tidak akan mencapai anggaran hingga ratusan juta. Bentuk Gapuranya biasa saja ko..,” sindirnya, kepada gementara news baru-baru ini.

Menurut Jazuli, dirinya sempat mempertanyakan ke Kades Karangharum Rimansyah terkait anggaran pembangunan Gapura batas Desa melalui pesan WhatsApp, dan jawabannya “Sudah ada perubahan anggaran”.

Lanjut dalam jawaban Kades melalui WatsApp “Itu semua bangunan dan anggaran Dana Desa sudah ada perubahan melalui pendamping desa sudah ada perubahan anggaran” kata Jazuli menjelaskan jawaban dari Kades Karangharum. Seraya dirinya berharap, semoga pembangunan di Desa Karang Harum itu berjalan dengan baik dan transfaran.

Sementara itu Kepala Desa Karangharum Rimansyah, saat di konfirmasi oleh wartawan terkait besarnya anggara untuk pembangunan dua titik Gapura batas Desa mengatakan, mengenai anggaran pembangunan monumen Gapura batas Desa pada tahun 2019 memang ada perubahan, tapi sudah terealilasi dan sudah terserap semua.

“Ada pun anggaran pembuatan monumen Gapura Pembatas Desa pada tahap pertama sebesar Rp.180 juta, lokasinya yang berbatasan dengan Desa Karang Sambung di wilayah Jl. Pejuang RT 001/001. Untuk monumen pembuatan Gapura pembatas Desa yang ke dua berada di wilayah Kampung Rawakuda-Ranggon Genteng RT.013/006 dengan anggaran sebesar Rp. 230 juta. Total keseluruhan mencapai Rp 410 juta” kata Rimansyah.

Menurut Rimansyah, dengan adanya kelebihan anggaran Monumen Gapura Pembatas Desa, maka dialihkan untuk jaling di tiga titik.
1. Jaling Gg. Poncol RT 12/06 kurang lebih 200 meter.
2. Jaling Gg. Ejen RT 12/06 kurang lebih 60 meter.
3. Jaling Gg. Awing RT. 02/01 100 meter. “Jadi semua anggaran terealisasi”.

Dalam penjelasan terakhir, dikatakan Kades Rimansyah, “Adanya kelebihan anggaran pada 2019 tahap 1 dan tahap ll, sudah ada perubahan dan itu sudah di ketahui oleh Pendamping Desa dan Inspektorat” ungkap Rimansyah.

Sementara itu dikatakan sumber yang layak di percaya dari salah satu perangkat Desa, kalau memang benar ada kelebihan anggaran, itu harus di Silpa kan. kata sumber yg tidak ingin namanya di sebutkan.(mal)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top