PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN MASJID DARUN NAJAH YANG DIBANGUN SECARA SWADAYA

Berita Daerah 0 Comment 85

BANYUWANGI, Gementaranews
Pendirian masjid adalah pendirian rumah Allah SWT, yang hanya bisa dilakukan atas kehendak-Nya dan dilakukan bersama-sama (Berjama’ah). karena kecintaan dan rasa syukur kita kepada Allah SWT juga menjanjikan pahala yang besar bagi seseorang yang membangun masjid, sebagaimana yang disebutkan didalam hadist” (HR. al-Bukhari/Muslim)

Guyub rukun saat peletakan batu pertama proses pembangunan Masjid Darun Najah diatas tanah wakaf warga setempat Rio Zatmono (35), seluas 232.70 m2 dilingkungan RT.002/001 Dusun Krajan Desa dan Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Senin (19/02/2019).

“Kami wakafkan dengan ikhlas tanah didepan rumah agar bermanfaat, untuk dibangun masjid sebagai tempat ibadah umat islam secara umum. Disamping juga dapat dipergunakan sebagai sarana pendidikan serta tempat silaturahmi antar umat islam,” ungkap Rio kepada Gemantaranews.

Sementara tokoh pemuda dan masyarakat setempat, Alif Hudi Widayat (50), menuturkan, prakarsa pembangunan tempat ibadah ini untuk mewujudkan konsep pembangunan yang berwawasan islami dalam bentuk kegiatan yang religius dan realistis.

“Sekaligus sebagai sarana meningkatkan taraf kesadaran masyarakat akan pentingnya fungsi dan keberadaan masjid itu sendiri. Dan yang urgent di era kini adalah menjadikan masjid sebagai sentra ukhuwah islamiyah yang ber’akhlaqul kharimah,” urai Alif HW yang juga pegiat lingkungan ini.

Acara peletakan batu pertama pembangunan masjid Darun Najah pada  Selasa (19/02/2019) pada pukul 11.00 WIB yang disambut sukacita warga masyarakat Dusun Krajan Desa Sempu dan sekitarnya. Hal tersebut tidak lepas dari dukungan, semangat, kerja keras panitia dan seluruh warga. Sehingga masjid yang terletak di lokasi bekas pabrik kertas RT.002/ 002, Dusun Krajan Desa dan Kecamatan Sempu ini bisa dimulai proses pembangunannya.

Peletakan batu pertama diawali dengan bacaan Basmallah dan dilakukan pertama oleh Rio Zarmono sekaligus waqif (pemberi wakaf), disambung Kyai Jumali perwakilan NU, H Sudardi perwakilan Muhammadiyah, Babinsa Sempu, Pemred Media Poldes Hakim Said dan terakhir Ketua RT setempat Edy Setyo Budi dengan disaksikan oleh warga serta para undangan yang hadir.

Terpisah, H Sudardi tokoh sepuh Muhammadiyah Sempu menyampaikan, dengan didirikannya masjid ini dia berpengharapan bisa dimanfaatkan oleh seluruh umat islam secara umum.

“Jangan sampai bangunan tempat ibadah ini nanti dibiarkan kosong, jadikan sebagai sarana untuk mempertebal keimanan. Dengan proses pembangunan ini bisa memacu seluruh warga masyarakat untuk beramal sholeh lebih banyak lagi,” tambah Sudardi.

Sementara tokoh pemuda lainnya, Amsori (40) ikut menyatakan, bahwa Masjid Darun Najah didirikan dengan dana swadaya masyarakat dan donatur tanpa ada ikatan apapun.

“Karena ini murni untuk kepentingan ibadah, Insya Alloh tidak akan berkurang rejeqi umat jika menyisihkannya di jalan Alloh. Amal dan doa yang tulus ikhlas kita mohon agar pembangunan masjid ini bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” pungkas Amsori yang lebih dikenal dengan nama Sikam alias Empu Sempu ini.(Amin)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top