PEKERJAAN DRENASE DESA KIBANG LAYAK UNTUK DI TINJAU ULANG

PEKERJAAN DRENASE DESA KIBANG LAYAK UNTUK DI TINJAU ULANG

Berita Daerah 0 Comment 66

LAMPUNG TIMUR, GemantaraNews

Sebagaimana yang selalu jadi ketegasan dari Camat Metro Kibang Drs Hi. Edi Harnowo saat saat melakukan Monitoring di setiap Desa yang ada di Kecamatan setempat.Beliau selalu menekankan bahkan menegaskan bahwasannya seluruh anggaran Dana Desa harus di pergunakan sebagaimana aturan yang sudah di tentukan, bahkan Beliau juga menghimbau serta menandaskan jangan sekali kali para Kepala Desa berani atau coba coba menyelewengkan uang dari Dana Desa walau pun nilainya hanya Seribu Rupiah.

Lain halnya, ternyata dari apa yang Camat Edi tekankan kepada Seluruh Kepala Desa, ternyata tidaklah semua itu di jadikan suatu pedoman maupun tuntunan dan peringatan bagi Kepala Desa atau Perangkatnya itu sendiri. mengingat hal itu terbukti bahwasannya pekerjaan yang ada di Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. dari pekerjaan Drenase yang terletak di beberapa Dusun di tengarai nampak dan jelas adanya indikasi penyelewengan Anggaran Dana DesaTahun 2019 yang sebagian Anggaran itu di pergunakan untuk membangun Drenase.

Sebagai mana pantauan dan hasil konfirmasi Awak Media ini dengan para pekerja saat di lapangan atau lokasi kerja beberapa waktu lalu yang mana sistem pengerjaannya semua itu hanya akal akalan baik mulai cara mengaduk semen dan pasir yang terlihat sudah tidak memakai aturan atau hanya dengan di kira kira yang sehingga warna adukanpun masih nampak putih akibat kurang semen alias kebanyakan pasir,di samping itu juga cara pemasangan batu belah bahwa dalam pemasangan itu pun hanya di pasang satu batu belah itu pun di pilih adanya batu yang menurutnya cukup besar sehingga bisa mencapai ketinggian setelah itu untuk mengelabui di atas batu satu lapis itu baru di pasang batu belah supaya nampak pemasangan batu tersebut adalah dua lapis.sedangkan pemasangan batu besar atau satu lapis itu hanya di ganjal atau di timbun dengan tanah galian tersebut.

Saat di konfirmasi dari beberapa pekerja yang tak mau di sebut namanya menurut pengakuannya bahwa pemasangan batu belah tersebut dengan ketebalan 25-30 cm. dan dengan kedalaman 60 cm, jadi bila pemasangan batu belah itu benar benar sesuai juknis yang telah di tentukan maka dapat di pastikan dalam pemasangannya tidaklah harus yang masih besar melain kan yang namanya memasang batu belah itu ya benar benar batu tersebut harus di sesuaikan dengan penempatannya bukan yang besar nampak di depan setelah itu di timbun tanah dan selepas itu di beri adukan semen guna untuk memasang batu belah yang kecil sekaligus guna membuat ban atau penutup atas supaya nampak ketebalannya sudah sesuai dengan aturan.

Selanjutnya saat di temui di kediamannya Kepala Desa setempat Iswondo tidak dapat menjelaskan secara gamblang mengingat kondisi kesehatannya yang beberapa Tahun kurang fit yang sehingga keterangannya tidaklah dapat di jadikan sumber yang akurat sedangkan TPK Desa pun hingga sampai di turunkan berita ini belum juga bisa di mintai keterangan berkaitan pekerjaan tersebut.

Pertanyaannya, akankah sebuah Pekerjaan model begini dapat di terima dalam arti yang seluas luasnya oleh Instansi terkait atau Pemerintah Daerah. kalau pun Pekerjaan itu sampai di ACC alias di nyatakan baik. terus dari sudut mana cara melihat dan memandang bagi para pemegang otoritas terkait Pembangunan Desa.

Selebihnya guna atau untuk mencegah adanya penyelewengan yang lebih meluas lagi dan sebagaimana yang selalu di dengung dengungkan oleh Camat Metro Kibang maka sudah selayaknya semua Pekerjaan yang ada di Desa Kibang Tahun 2019 ini patut untuk di koreksi atau bila perlu semua perangkat Desa yang terlibat di panggil dan di periksa sebagai bentuk pertanggungjawaban Aparatur Pemerintah terhadap publik dalam menyikapi atau memeriksa adanya dugaan penyelewengan Anggaran Negara.( Bambang S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top