ORMAS GEMANTARA EKDA ACEH PERTANYAKAN RSUD CUT MEUTIA YANG TAK MAMPU MENAMPUNG PASIEN COVID-19

ORMAS GEMANTARA EKDA ACEH PERTANYAKAN RSUD CUT MEUTIA YANG TAK MAMPU MENAMPUNG PASIEN COVID-19

Headline 0 Comment 587

ACEH UTARA, GemantaraNews

Sangat ironis kala pasien terinfeksi COVID-19 tidak mendapat tempat lagi di RSUD Cut Meutia, Buket Rata, Lhokseumawe. Buktinya, pasca wabah korona menyerang 7 orang di Aceh Utara justru rumah sakit plat merah ini merujuk pasien ke RSUZA Banda Aceh.

Ormas Gemantara Eksekutif Daerah Aceh pertanyakan RSUD Cut Meutia yang tidak mampu menampilkan pasien positif Covid-19, pasalnya rumah sakit tersebut adalah salah satu rumah sakit rujukan Covid-19.

Ketua Ormas Gemantara Aceh, Nazarudin mengatakan, “Kami sangat kecewa terhadap RSUD Cut Meutia yang tidak mampu menampung pasien Covid-19,” ungkapnya pada Kamis, (18/06/2020).

Ia juga menambahkan, “RSUD Cut Meutia sebagai tempat rujukan Covid-19 sehingga mendapat suntikan dana Refocusing senilai 12,7 Miliar, tidak hanya itu saja disebut-sebut pihak rumah sakit sudah membeli alat medis terkait Covid senilai 2 Miliar,” imbuhnya.

“Pasalnya, perihal anggaran 2 miliar sudah membeli peralatan kesehatan itu disampaikan Direktur RSU Cut Mutia beberapa waktu lalu saat pertemuan dengan anggota DPRK Aceh Utara,” lanjutnya.

Melansir dari Aceh24,com, Dirut RSUD Cut Meutia, drg Nurhaida, MPH yang dikonfirmasi ulang via telepon selular, Kamis (18/06/2020) enggan menjawab langsung. Tetapi, melalui whatsap meminta Aceh24,com, hubungi dengan seorang dr inisial M. Sedangkan Kabag Humas RSU Cut Mutia, Jalaluddin hpnya tidak aktif.

Sebelumnya, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Utara, Andree Prayuda juga mengakui pengiriman 7 pasien COVID 19 ke RSUZA Banda Aceh tidak terlepas dari kapasitas ruangan tak mencukupi.

“Seharusnya dengan anggaran yang besar serta fasilitas rumah sakit yang memadai, RSUD Cut Meutia mampu menampung pasien Covid-19,” tegasnya Nazarudin.

Ia mengatakan, bahwa presiden Jokowidodo jauh-jauh hari sebelumnya sudah mewanti-wanti bahwa siapapun yang bermain-main dengan dana Covid 19, penjara seumur hidup segera menanti. Sementara itu hal yang sama juga dilontarkan oleh Ketua KPK, jadi tidak ada toleransi terkait hal tersebut, tutur Nazar

“Kita sangat berharap agar pihak rumah sakit segera merespon dan terbuka kepada publik tentang apa permasalahan sebenarnya, nanti nya kita akan mencoba menemui langsung pihak rumah sakit untuk mempertanyakan permasalahan ini secara langsung.” Pungkasnya. (Saye Pasee)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top