OKNUM PEGAWAI KANTOR POS DAN KADES GUNUNG HEJO KECAMATAN DARANGDAN PURWAKARTA DIDUGA GELAPKAN DANA BANSOS

OKNUM PEGAWAI KANTOR POS DAN KADES GUNUNG HEJO KECAMATAN DARANGDAN PURWAKARTA DIDUGA GELAPKAN DANA BANSOS

Hukum 0 Comment 147

PURWAKARTA, GemantaraNews

Ditengah situasi sulit sekarang ini, ternyata masih ada saja pejabat yang memanfaatkan keadaan, menjadikan Dana bansos Covid-19 menjadi bancakan.

Melalui Program pemerintah, dengan adanya kucuran dana bansos, diharapkan agar masyarakat yang menerima dana terdampak Covid-19 benar benar harus tepat sasaran, ternyata masih jauh dari yang diharapkan.

Seperti halnya Daseng, salah seorang warga Desa Gunung hejo Kampung ngenol Rt 010/Rw 03 Kecamatan darangdan Kabupaten Purwakarta ini merasa kaget saat dirinya tau mendapatkan dana bansos dari program pemerintah, namun Daseng sangat kaget ketika undangan dari kantor pos sudah tertera tiga barkot, padahal dirinya hanya menerima satu kali ditahap tiga saja yaitu, pada tanggal 9 juli 2020, bansos tahap satu dan duapun ternyata sudah ada yang mencairkan.

Menanggapi hal ini awak media mengkonfirmasi ke manager pelayanan kantor pos Purwakarta, Adi Purwanto mengenai pencairan dana bansos tahap satu dan dua yang sudah dicairkan oleh pihak lain, bahwa Dana itu tidak bisa dicairkan oleh siapapun kecuali dalam keadaan darurat, asalkan nama yang mengambil ada tercantum dalam kartu keluarga (KK) yang bersangkutan selain itu tidak bisa, Ujar Adi Purwanto.

Ditempat terpisah Kepala Desa Gunung Hejo Sunaryo, ketika dikonfirmasi mengenai pencairan dana Bansos tahap satu dan dua ” Sudah dialihkan ke warga yang lain yang belum mendapatkan bansos sesuai kesepakatan warga serta hasil rapat bersama Bamusdes ” Jelas kades. ketika disinggung apakah ada pemberitahuan kepada sipenerima bantuan, ataupun surat pernyataan terkait dengan pengalihan dana tersebut? ” itu sudah diketahui Camat dan sudah ditanda tangani ” jelasnya.

Camat Darangdan Drs.Al idrus Nurhasan ketika ditemui, tidak tahu menahu tentang pengalihan dana bansos tahap satu dan dua yang dialihkan pihak Desa Gunung Hejo dan telah dicairkan pihak Pos unit Darangdan.

Petugas Pos unit Darangdan ketika ditemui ” Saya baru satu bulan bertugas disini untuk pencairan dana bansos di bulan juli itu Pak Erik sudah pindah ke kantor Purwakarta ” ujarnya. Namun sangat disayangkan ketika Erik dihubungi melalui telepon selulernya, tidak ada jawaban.

Terkait mengenai Prosedur Penanganan dengan penyimpangan Dana Bansos mengacu pada pasal 385 undan undang nomor 23 tahun 2014 tentang penerintah daerah dalam pasal 385 ayat (1) disebutkan bahwa masyarakat dapat mengadukan dugaan penyimpangan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) didaerah kepada pengawas internal (APIP) Dan/atau aparat penegak hukum.(robin)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top