NYAI EVA :  PENANGGULANGAN VIRUS CORONA, JUGA PERLU DIPERHATIKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT

NYAI EVA : PENANGGULANGAN VIRUS CORONA, JUGA PERLU DIPERHATIKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT

Berita Daerah 0 Comment 41

SUMENEP, GemantaraNews

Hj. Dewi khalifah, SH.,MH merupakan Ketua PC Muslimat NU Sumenep, yang saat ini beliau juga sedang mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati Sumenep yang mendampingi H Achmad Fauzi sebagai calon Bupati Sumenep 2020-2025.

Dengan adanya himbauan dari pemerintah bagaimana cara memutus mata rantai penyebaran covid-19 ( corona ). Tentunya, beliau sangat sigap dengan himbauan tersebut sehingga kesigapan beliau melakukan langkah atau cara penanggulangannya. Karena, Virus Corona juga sangat memperhatikan dan bisa menyebabkan kurangnya kebutuhan pangan masyarakat bawah, tentunya dengan langkah membagikan beras kepada mereka untuk kebutuhan hidup dengan diberlakukan lockdown di beberapa tempat juga dapat menahan melebarnya penyebaran Virus Covid-19 tersebut.

Namun, sebelum ada ide untuk mencalonkan menjadi wakil bupati sumenep, kegiatan setiap harinya Nyai Eva sapaan akrabnya, selalu turun ke masyarakat, baik mengisi pengajian sebagai siraman rohani menguatkan mental dan iman ummat dari desa ke desa, kampung ke kampung juga perkotaan. Beliau Nyai Eva masih meluangkan waktunya untuk berbagi beras kapada masyarakat yang sangat membutuhkannya. Selain juga bantuan kemanusiaan yang lainnya.

Jadi, sangatlah penting menjadi pertimbangan untuk dijadikan pemikiran positif bagi masyarakat Sumenep bagaimana berpihak kepada beliau, dalam menuju keberhasilannya di kancah pemilihan daerah 2020 ini. Dengan tidak mengesampingkan kandidat lainya.

“BISMILLAH MELAYANI” merupakan Selogan Fausi – Nyai Eva yang selalu disampaikan, sebagai bahan pengabdian kepada masyarakat Sumenep

(Alnov, Noung daeng )

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top