NIAT MEMBANTU  MMALAH TERTIPU

NIAT MEMBANTU MMALAH TERTIPU

Peristiwa 0 Comment 0

BANYUWANGI, Gemantara News


Kejadian yang menimpa serta dialami seorang wanita muda sejumlah uang yang tidak sedikit.
Pemuda yang berinisial Ags yang berprofesi sebagai penebas buah naga yg bertempat tinggal disalah satu perumahan yang ada di Desa Purwoharjo, awalnya pada tahun 2011 meminjam 10 juta dengan meninggalkan satu buah sertifikat tanah rumah yg atas nama Bpk kandung saudara ags. Jangka waktu kurang lebih satu bulan menambah pinjam lagi, hingga kurang lebih 40 juta dengan iming” sertifikat tanah tersebut akan dijualnya dan uang yang dipinjam akan dikembalikan semuanya dan hampir 3 tahun tidak kunjung usai.
Ketika awak media mendatangi untuk konfirmasi pada hari Jum’at (26/02/2021) kekorban yaitu HERNITA ,kami sempat mencoba menanyakan awal kejadian apakah Ags pernah ada itikad baik untuk menyelesaikan, Hernita (korban) mengatakan bahwa Ags dulu memang pernah datang kerumah mas, tapi tidak membawa uang , dia meminta sertifikat tanahnya dengan dalih akan dijualnya namanya juga satu desa serta masih tetangga lagi mas….. saya ya percaya dan memberikan sertifikat itu agar uang sayapun juga segera dikembalikan………Akan tetapi uang saya yang dikembalikan ke saya hanya Rp 15.000.000,-(Lima belaa juta rupiah ) sedangkan sisanya sampai saat ini tidak dikembalikan , setiap kami cari dirumah selalu tidak ada cetus sang Hernita..

Setelah mendengar komentar saudara Hernita, kami awak media mencoba menemui Ags dirumahnya untuk konfirmasi agar berimbangnya berita …Ketika awak media konfirmasi tentang permasalahan uang yg dipakai.., ags mengatakan bahwa permasalahnya sudah selesai alias bere, permasalahan sudah saya kuasakan penuh kesalah satu Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum(LKBH) Wira Bumi saudara Samsulyang berkantor di desa Wonosobo
Waktu itu agus bicara juga ke awak media, bahwa Samsul (LKBH) beserta kuasa hukum dari korban bertemu dan mau memberikan sejumlah uang Rp 7.000.000,- ( tujuh juta rupiah ) tapi Hernita (korban )tidak mau menerimanya dikarenakan tidak sesuai dengan pinjaman yang dibawa ags dan pada akhirnya uang itu dibawa kembali oleh Samsul (LKBH) sampai saat ini.

Masih lanjut demi untuk bahan pemberitaan yang falit serta berimbang, kamipun juga mendatangi kantor Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum(LKBH) yang ada diWonosobo. Disana kami awak media ditemui oleh saudara Samsul sang ketua LKBH tersebut. Dia (Samsul) berkomentar, bahwa semua urusan ini sudah selesai, bahkan menurut Samsul kalau dari pihak Kuasa Hukum dari korban sudah diberinya uang Rp 1.000.000,- (Satu juta rupiah) ,saat awak media tanya apakah uang itu dari yg tujuh juta itu….,dengan agak ambil nafas dalam-dalam,,,,Samsul menjawab kalau itu uang pribadi saya.

Kami awak media juga langsung menemui Kuasa Hukum dari korban untuk klarifiksi apa betul dia terima uang satu juta rupiah pemberian Samsul, Setelah kami ketemu sama Kuasa Hukum dari korban mengatakan dengan suara tegas bahwa , sepeserpun tidak pernah menerima uang dari Samsul. Berketepatan waktu itu , Samsul tlp ke Kuasa Hukum Hernita dan mengatakan berbeda dengan apa yang kami tanyakan waktu kita berkunjung ke Kantor LKBH Wira Bumi di desa Wonosobo pada saat itu. (Sangat tidak cocok dengan apa yg kita liat dan dengar).

Dengan adanya kejadian ini , masyarakat berharap agar pihak yang terkait untuk menindak lanjuti permasalahan ini.., supaya tidak ada korban lagi , seperti yang dialami oleh Hernita. Dan juga untuk pembelajaran untuk masyarakat yang ada problem….supaya minta bantuan ke lembaga yang bener2 terbukti legalitasnya , apalagi sekarang banyak pengacara pengacara muda yang bermunculan, serta bisa ber acara di persidangan. .(Puji)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top