MEDIASI KASUS PENGEROYOKAN OLEH OKNUM KADES TONI  TERHADAP SUHANA DI POLRES GARUT ALAMI KEBUNTUAN

MEDIASI KASUS PENGEROYOKAN OLEH OKNUM KADES TONI TERHADAP SUHANA DI POLRES GARUT ALAMI KEBUNTUAN

Hukum 0 Comment 107

GARUT, GemantaraNews

Kepolisian Resort (POLRES) Kabupaten Garut melakukan mediasi terhadap kasus pengeroyokan yang di duga dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa di Cisarua terhadap korban atas nama Suhana, pada Jum’at (03/07/2020).

Upaya mediasi yang dilakukan oleh Polres Garut ini merupakan salah satu dari rangkaian proses atau tahapan terhadap kasus pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kades Toni terhadap Suhana.

Sekira pukul 10.00 Wib, Suhana beserta keluarganya saudara Endek datang ke Polres Garut memenuhi pemanggilan untuk mengonfirmasi penyelidikan yang ditangani oleh Bripka Sandy Yogaprana, S.H diruang Unit lll Satuan JATANRAS Polres Garut.

Awal nya Suhana beserta keluarga mengira pemanggilan tersebut terkait dilakukan berita acara korban yang kedua kalinya untuk proses penyelidikan terkait kasus penganiayaan juga pengeroyokan di alami nya, namun ternyata pada hari itu bukannya dilakukan proses penyelidikan tetapi dipertemukannya antara pelapor saudara Suhana dengan pihak terlapor saudara Kades Toni juga saudara Ade selaku Perangkat Desa yang ikut serta didalamnya dalam kasus tersebut.

Namun mediasi yang dilakukan tersebut tidak menemukan titik temu dan mengalami kebuntuan dikarenakan pihak pelapor tidak ingin berdamai dan melanjutkan kasus tersebut untuk diproses secara hukum yang berlaku.

Suhana selaku pelapor merasa bingung kepada penyidik dikarenakan upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Polres Garut. “Padahal sudah jelas pasal nya yaitu pasal 351 Juntho 170 tentang penganiayaan serta pengeroyokan serta juga ada pengancaman serta teror yang dilakukan oleh Oknum Kades Toni di kampung nya karena pihak terlapor adalah Kepala Desa di kampung nya, seharusnya pihak Polres langsung memproses nya secara hukum yang berlaku tanpa perlu melakukan mediasi lagi.” Ungkapnya kepada jurnalis.

Agenda mediasi yang membuat pihak korban bingung tersebut juga di hadiri perwakilan dari APDESI Kabupaten Garut, turut juga Sonny dari Gemantara yang diberi kuasa oleh pihak pelapor untuk proses pendampingan mediasi keluarga, bahkan pada waktu proses mediasi tersebut jg dihadiri oleh Bripka Sandy Yogaprana, S.H.( sony)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top