MASYARAKAT GAMPONG RAYEK PAYA ITEK RAYAKAN MAULID AKBAR

MASYARAKAT GAMPONG RAYEK PAYA ITEK RAYAKAN MAULID AKBAR

Berita Daerah 0 Comment 17

ACEH UTARA, GemantaraNews

Tradisi perayaan maulid memperingati hari kelahiran junjungan alam Nabi besar Muhammd Saw telah berlangsung lama di Aceh.

Entah kapan dan siapa yang pertama mempoloporinya, literatur sejarah hanya menunjukkan bahwa tradisi tersebut memang sudah berĺangsung sangat lama.

Sebagai masyarakat yang mayoritas berpenduduk islam, rasanya ada yang kurang bila tidak melakukan khanduri molod (kenduri maulid) bila setiap bulan rabiul awal tiba.

Uniknya, perayaan maulid diaceh bukan hanya saja di gelar pada 12 rabiul awal saja, tapi perayaan maulid diaceh đigelar sampai empat bulan, yaitu bulan rabiul awal, rabiul akhir, jumadil awal, dan jumadil akhir.

Lantunan selawat beriringan menggema setiap perayaan maulid, bacaan dengan penuh semangat menunjukan betapa besar rasa cinta menyambut kelahiran sang rasul terakhir.

Hal tersebut tergambar dalam pelaksanaan perayaan maulid nabi besar Muhammad Saw di Gampong Rayeuk Paya Itek, Kecamatan Murah Mulia Kabupaten Aceh Utara, senin (11/11) di halaman menasah Gampong setempat.

Lantunan syahdu gema selawat yang dikumandangkan oleh grup Zikir Dayah fathul ulum
dan dayah baitul hasani Kecamatan Murah Mulia memukau para penonton yang hadir, syair arab dan syair aceh menghiasi bait-bait dengan berbagai langgam irama țimur tengah dan lokal.

Husnan Geusyik Gampong Rayeuk Paya Itek selaku ketua panitia pelaksana, ketika diwawancarai oleh media ini menyebutkan, “untuk tahun ini kita melaksanakan perayaan maulid baginda nabi besar Muhammad Saw pada hari senin (11/11) bertempat di halaman Meunasah Gampong Rayek Paya Itek”.

Menurut Husnan, sengaja pelaksanaan maulid dilakukan pada hari senin karena baginda nabi Muhammad Saw lahir pada hari senin.

Lanjutnya “Untuk prosesi pelaksanaan masih seperti pada tahun sebelumnya yaitu melantunkan selawat, doa dan diakhiri dengan makan khanduri, untuk tamu undangan yang kita undang terdiri dari tiga Gampong tetangga, yaitu Gampomg Paya Itek Barat, Paya Itek Ubit, dan Blang Cut”. ujar husnan.

Menurut husnan “pelaksanaan perayaan maulid nabi Muhammad Saw penting dan perlu terus dilestarikan untuk mengenang risalah yang dibawaya, telah menujukkan islam benar-benar menjadi agama penerang, pembasmi kebodohan, pelopor kebenaran, dan rahamatan lil alamin”.

Seiring dengan kemuliaan dan keluhuran akhlaknya rasul itu, islam berkembang begitu cepat diseluruh penjuru dunia, tak terkecuali di nusantara, sehingga kita dapat menikmati indahnya iman dan islam. pungkas husnan.(Hamdani)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top