MANTAN KEPALA UPT RSUD LEMBANG BERSAMA BENDAHARANYA DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA  PENGGELAPAN DANA KLAIM BPJS

MANTAN KEPALA UPT RSUD LEMBANG BERSAMA BENDAHARANYA DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA PENGGELAPAN DANA KLAIM BPJS

Hukum 0 Comment 58

BANDUNG, Gemantaranews

dr.OH Mantan Kepala UPT RSUD Lembang, Kabupaten Bandung Barat dan MS selaku bendaharanya, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar),Selasa 6 Agustus 2019.
Keduanya diduga menggelapkan Dana Klaim BPJS di RSUD Lembang tersebut sebesar Rp.7,7 miliar, dari total keseluruhan Dana Klaim sebesar Rp.11,4 miliar yakni, selama periode 2017 hinggga September 2018.

Menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyodo Wisnu Andiko di gedung Ditreskrimsus Polda Jabar mengatakan, Pada periode 2017 Dana Klaim BPJS RSUD Lembang itu ada Rp.5,5 miliar, kemudian pada September 2018 terkumpul hingga Rp.5,8 miliar. Total Dana Klaim RSUD Lembang dari 2017 hingga September 2018 adalah Rp.11,4 miliar. Jumlah tersebut semua mestinya disetorkan ke Kas Daerah KBB, Dan ditambahkan beliau, Bahwa kasus tersebut sudah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Jabar sejak Maret 2019, katanya.

Berdasarkan hasil penyelidikan Kita tetapkan keduanya sebagai tersangka dalam dugaan penggelapan dana dari BPJS kesehatan, Keduanya kini berstatus mantan pejabat di RSUD Lembang, jelasnya di gedung Ditreskrimsus Polda Jabar.
Kedua tersangka atas nama dr.OH (mantan kepala UPT RSUD Lembang) dan MS (mantan bendahara UPT RSUD Lembang) dijerat pasal 2,3, 8 UU no.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no.31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo pasal 55 dan 64 ayat 1 KUHPidana dan untuk kerugian Negara, yang sesuai masuk ke Kas Negara yakni, Rp.11.4 miliar”. Dari Dana klaim BPJS UPT RSUD Lembang yang disetorkan ke Kas Daerah berjumlah Rp.3,7 miliar Sehingga Dana yang tidak disetorkan sebesar Rp.7,7 miliar, terang Kabid Humas.

Kasusnya sendiri kini sudah memasuki tahap P21 oleh Kejaksaan dan Kita akan lakukan pelimpahan tahap dua ke Kejaksaan, dengan melimpahkan tersangka bersama barang buktinya dari hasil dugaan korupsi yang diamankan yaitu ;
43 buah dokumen,16 buah barang mewah, 5 set meubeller, tanah beserta bangunannya seluas 120/M2 serta aset lainnya berupa tanah seluas 132/M2 di Jambi, pungkasnya.(riff)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top