LURAH CIPAMOKOLAN KOTA BANDUNG CEPAT TANGGAP DAN PEDULI KEPADA WARGANYA

LURAH CIPAMOKOLAN KOTA BANDUNG CEPAT TANGGAP DAN PEDULI KEPADA WARGANYA

Serba-serbi 0 Comment 186

BANDUNG, GemantaraNews

Kejadian hujan deras yang disertai angin kencang juga petir mengakibatkan beberapa wilayah yang ada di Kota Bandung terkena dampak, selain banjir dari luapan air sungai, pohon tumbang juga banyak rumah yang atapnya tersapu angin, Pada Jum’at 22 Desember 2019. Seperti halnya yang terjadi di wilayah Kelurahan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari Kota Bandung beberapa rumah mengalami kerusakan yang bagian atapnya tersapu angin.

Selain itu Sungai Cipamokolan juga meluap hingga meluber ke jalan, bahkan air sungai tersebut ada yang masuk kebeberapa rumah penduduk. Hal tersebut disebabkan debit air naik dan diwilayah Kel.Cipamokolan, Kec.Rancasari karena belum dibangunnya Tanggul (Kirmir) penahan air sungai tersebut.
Padahal sungai Cipamokolan tersebut merupakan limpahan dari beberapa anak sungai yang hulunya berawal dari atas (Gunung Manglayang) mengalir melalui daerah Jati handap-Cicaheum, Antapani dan daerah lainnya yang dilalui dari aliran sungai tersebut.

Beberapa Bulan lalu di tahun 2019 sempat terjadi banjir di daerah Cicaheum akibat debit air sungai didaerah tersebut meluap hingga ke jalan raya yang berdampak pula ke sebagian wilayah antapani dan Rancasari.

Sementara itu pantauan dari Gemantaranews, Adith (Lurah/ Kades) Rancasari, Kec.Cipamokolan setelah mendapat laporan dari warganya dengan cepat tanggap turun kelapangan untuk meninjau langsung kerusakan terhadap rumah warganya akibat dari hujan deras dan angin kencang yang disertai petir tersebut.

Nampak Adith (Lurah/Kades) bersama Febriansyah salah satu Staff Kelurahan Rancasari di dampingi Edih Sekretaris dari RW.08 dan Luky Ketua RT.08/08 juga Hendarlan yang merupakan penggiat organisasi PP-PAC Rancasari dalam peninjauan rumah milik Kandar (Poltak), Dodi, dan Apong yang atapnya rusak tersapu Angin kencang saat terjadi hujan deras yang disertai petir tersebut, Namun sepertinya disana tidak nampak satupun dari pihak LPM dan BKM Desa Cipamokolan, Kecamatan Rancasari tersebut.

Dalam hal ini adith selaku Lurah/Kades Cipamokolan, akan mengusahakan bantuan terhadap rumah warganya yang rusak akibat sapuan angin kencang tersebut yang berada di wilayah Pemerintahannya, namun beliau juga mengatakan dalam hal ini juga bukan beliau yang akan mengajukannya tetapi dari pihak setiap pengurus RT,RW yang membuat laporan untuk permohonan bantuan terhadap pihak terkait yang ada di Pemerintahan Kota Bandung tersebut “Saya sebagai lurah akan menjembatani dan mendorong untuk hal ini”, tuturnya.

Adith juga sangat menanggapi terhadap usulan dari Luki Ketua RT.08 yang menginginkan untuk penanggulan/pengkirmiran terhadap bibir sungai Cipamokolan tersebut yang di amini oleh Edih Sekretaris RW.08 dan Hendarlan Penggiat Ormas PP-PAC Rancasari, untuk mengantisipasi luapan sungai Cipamokolan yang kerap terjadi apabila terjadi hujan besar yang kadang di wilayah Rancasarinya tidak terjadi hujan besar tetapi debit air sungai didaerah Cipamokolan-Rancasari tiba tiba naik bahkan meluap karena kiriman air dari hulu dan sekitarnya yang dimungkinkan terjadi hujan besar. Luki menambahkan tidak ingin terjadi seperti di tahun sebelumnya. pernah terjadi akibat dari luapan sungai Cipmakolan tersebut selain menggenangi jalan dan rumah warga juga beberapa perumahan yang berada di wilayah Cipamokolan Rancasari kota Bandung terdampak juga, kalau siang hari bisa ketahuan, yang ditakutkan bagaimana kalau kejadiannya pada malam hari (tengah malam) disaat warga tidur lelap tanpa ketahuan air sungai tersebut meluap. “imbuhnya.(riff)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top