LIMA RUMAH WARGA DIBONGKAR UNTUK JALUR KCIC

LIMA RUMAH WARGA DIBONGKAR UNTUK JALUR KCIC

Peristiwa 0 Comment 10

KAB. BANDUNG BARAT, GementaraNews

Ratusan warga menyaksikan eksekusi pembongkaran terhadap rumah oleh pihak KCIC, Sebanyak 5 rumah yang terletak di Kp.Hegarmanah RT.02/04 Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat di bongkar, Hal tersebut dilakukan untuk pembangunan rel kereta api cepat, Jum’at (21/02/2020).

Kapolres Cimahi, AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, Kami dari Polres Cimahi di Back-Up oleh polda jabar sesuai dengan permintaan dari Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kita diminta mengeksekusi lahan untuk jalur kereta api cepat, sebagaimana Kita ketahui dilokasi ini ada 5 objek yang dilakukan pembongkaran, Yang Alhamdulillah berjalan dengan lancar, tertib dan aman, tandasnya.

“Saat ini sedang dilakukan pembongkaran, Situasi aman dengan melibatkan sekitar 400 orang personil”

Sukanda salah satu warga yang rumahnya kena eksekusi mengungkapkan, Bukti surat permohonan ini tidak ditujukan untuk Desa Sukatani, Karena Kami sudah bergeming kalaupun kami memohon pembetulan untuk menguatkan permohonan tersebut, imbuhnya.

Dalam pemohon melampirkan bukti-bukti berupa berita acara bidang tanah pihak-pihak yang berhak menolak bentuk atau besarnya ganti rugi berdasarkan hasil musyawarah terletak di Desa Rende, Mandalasari dan Desa Cempakamekar, Tagog Apu, Kertamulya, Bojongkoneng, Cilame, Gadobangkong pertanggal 1 Oktober dari Kepala Kantor Pertanahan KBB, jelasnya.

Sedangkan Desa Sukatani tidak tercantum untuk eksekusi ini, penetapan nomor ini Sah untuk Desa lain. Tapi tidak untuk Desa Sukatani, Kami sangat menghargai sekali proses hukum tapi kalo bentuknya seperti ini apa memang bisa dibenarkan, Kami juga Kooperatip kepada Pemerintah karena ini imbasnya untuk kemajuan juga terhadap Desa Sukatani ini, Tapi Kami mempertanyakan dasarnya apa untuk Desa Sukatani ini, Tetapi tidak ada jawaban pasti.

Intinya 5 rumah yang dibongkar saat ini belum pernah mendapat ganti rugi bahkan proses ganti rugi juga belum Kami dapatkan, terangnya.

Sementara itu Kades Sukatani Dede Supriadi mengatakan, Memang dalam permohonan ini tidak tercantum Lokasi Desa Sukatani, Tetapi saya sudah konfirmasi ke pihak PSPI dan dari pihak PSPI mengatakan bahwa itu merupakan kewenangan dari Pengadilan. Dikatakannya juga bahwa Hal tersebut sudah ada tembusan ke Desa serta pemberitahuan kepada yang bersangkutan, katanya.

Sementara Menurut Dendry Purnama dari Kejaksaan Bale Bandung mengatakan, Ada 5 rumah di Desa Sukatani yang dieksekusi, Karena ini adalah realisasi untuk rel kereta cepat, Sedangkan untuk penggantian barang milik warga sudah dititipkan di pengadilan dan barang-barang diangkut ke tempat yang sudah dipersiapkan berikut transportasinya.

Masih ada sekitar 5 objek lagi untuk di daerah Bandung Barat dari ratusan yang memang sudah diajukan permohonan konsiliasi jadi ini final dari pelaksanaan, ujarnya.(biro kbb)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top