KRITISI TINGKAT PENDIDIKAN DI ACEH, KETUA BEM UNIMAL: PENDIDIKAN ACEH JAUH PANGGANG DARI API

KRITISI TINGKAT PENDIDIKAN DI ACEH, KETUA BEM UNIMAL: PENDIDIKAN ACEH JAUH PANGGANG DARI API

Berita Daerah 0 Comment 18

LHOKSEUMAWE, GemantaraNews

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh (BEM Unimal) menilai pada saat ini pedidikan Aceh menempati peringkat 27 dari 34 provinsi dan hal tersebut menjadi kekonyolan dalam penyebutanya. Minggu 17 November 2019

Kebanggaan atas kerja keras pemerintah Aceh untuk hal tersebut belum manpu meningkat sektor kualitas sumberdaya manusia dibawah program Aceh Caroeng.

Ketua BEM Unimal Royhan “menyebutkan bahwa pendidikan Aceh sedang tidak baik baik saja yang artinya hari ini pemerintah jangan hanya bisa membanggakan pendidikan yang lambat seperti siput berjalan tetapi harus sebaliknya pemerintah seharusnya dengan anggaran APBA yang besar untuk dialokasikan ke sektor pendidikan, jangan setelah diaolakasikan tapi dijadikan sektor bisnis oleh para para pejabat Aceh . Disitu bisa kita lihat secara rill sangat banyak konflik di program Beasiswa BPSDM Aceh tahun 2019.

“Hari ini mau tidak mau, suka tidak suka Aceh menempati posisi pendidikan tingkat ke-27 terendah di Indonesia, padahal Aceh punya dana Otsus yang tidak dimiliki oleh semua provinsi, artinya Aceh punya potensi untuk mengeskalasi dalam hal pertumbuhan di sektor pendidikan, tapi hal ini belum maksimal di kelola oleh Pemerintah Aceh, Pendidikan jauh panggang dari api.

Dengan adanyan dana otsus aceh seharus menang satu langkah dengan Provinsi lainnya. Seharusnya Pemerintah lebih jeli melihat problematika untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh, bukan hanya bisa menyerap anggaran yang besar saja, akan tapi harus mampu memaksimalkan pendidikan di Aceh yang jauh lebih terstruktur, baik dari tenaga kerja yang profesional, fasilitas dan penunjang pendidikan lainnya sehingga berdampak terhadap generasi aceh kedepannya

“Royhan menambahkan dengan peringkat 27 ini menunjukkan aceh masih sangat tertinggal kalau berbicara soal pendidikan, seharusnya pemerintah memikirkan bagaimana pendidikan diaceh menjadi prioritas sehingga generasi aceh nantinya bisa membawa perubahan besar terhadap bangsa aceh. Jika terus menerus seperti ini maka jangan heran 50 tahun yang akan datang Acèh bisa di jajah kembali, bukan segi militer tapi di segi idiologi maupun culture”.

“Saat ini saya menilai seharusnya pemerintah tidak perlu melontarkan kata kebanggaan untuk pendidikan di aceh yang masih tertinggal, seharusnya Pemerintah punya gagasan dan trobosan untuk meningkatkan mutu dan pendidikan di Aceh sekurang kurang nya masuk dalam 10 besar di indonesia, percuma ada program Acèh careng kalo peumerintah tidak menjalankan nya, bapak Plt Gubernur Acèh Nova agar lebih serius menangani masalah pendidikan di Acèh”. Kata royhan

“Aceh bukan hanya memiliki ke istimewaan dalam hal wilayah, Aceh juga memiliki keistimewaan dari generasi generasi yang luarbiasa, bahkan aceh punya tokoh pemikir sekaliber Hasan Tiro. Tokoh berwibawa nan ikhlas seperti Abdullah Syafi’i. Dan ilmuwan-ilmuwan hebat dan sempat menjadikan Aceh sebagai pusat peradaban ilmu pengetahuan dunia”

“Aceh tidak lahir dari sebuah kesenangan melainkan aceh lahir dari sebuah perjuangan, apakah pemerintah hanya bisa membanggakan tanpa berdikari untuk meningkatkan kualitas. Kondisi pendidikan di Aceh saat ini belum baik sehingga Pemerintah harus benar-benar fokus membuat trobosan terbaru untuk mejadikan pendidikan yang berkualitas diaceh dimana generasi yang luar biasa nantinya siap membawa aceh kedalam perubahan yang besar”. Ungkap Royhan

Saya berharap PLT bisa mewujudkan program Aceh Caroeng yang tercantum dalam janji kampanye dulu dan itu wajib terealisasi bukan sebuah ilusi dari taburan janji, akan tetapi saya harap itu akan menjadi sebuah bukti bahwa Pemerintah Aceh akan memberi yang terbaik untuk generasi Aceh dimasa mendatang.” Pungkas nya. (M. Zulfan)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top