KLARIFIKASI DILAKUKAN KORDINATOR PROGRAM BSPS DIDAMPINGI KAPOLSEK TERKAIT DUGAAN MARK-UP

KLARIFIKASI DILAKUKAN KORDINATOR PROGRAM BSPS DIDAMPINGI KAPOLSEK TERKAIT DUGAAN MARK-UP

Berita Daerah 0 Comment 54

GARUT, GemantaraNews

Terkait dengan adanya tuduhan dugaan Mark-Up mengenai harga bahan bangunan yang di beli dari toko bangunan yang ditunjuk pihak Tim Fasilitator Lapangan (TFL), Koordinator BSPS Kabupaten Garut Miraj dan Kapolsek Bayongbong Akp.Dedi langsung mengklarifikasi dengan Hal tersebut, Kamis  (10/09/2020).

Akp.Dedi (Kapolsek) bersama koordinator BSPS langsung meninjau ke lokasi pembangunan tersebut guna melihat langsung Kwalitas dari Daftar Rencana Pemanfaatan Bantuan, mulai dari Bahan bangunan juga Speknya sesuai dengan kebutuhan penerima atau tidak.

Menurut Miraj koordinator BSPS di hadapan penerima manfaat program tersebut yang berada di Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut menyatakan, “Bahwa program BSPS atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini diperuntukan untuk Masyarakat berpenghasilan yang rendah, Selain itu program ini untuk yang sudah memiliki rumah tetapi tidak layak huni, tandasnya.

Selain itu menurut Miraj juga, Pada lntinya Bahwa bantuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kdlrnapa?, yang sebelumnya rumah tersebut tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni.

Dalam hal ini juga sebagai penerima manfaat harus memiliki Swadaya yang cukup, Meskipun mendapat bantuan untuk peningkatan Kwalitas tersebut supaya bisa terselesaikan dengan baik. Bantuan ini dari Kementrian PUPR dan Program BSPS ini benar adanya hanya untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah, terangnya.

Miraj juga mengungkapkan, Bahwa Pemerintah sudah menurunkan bantuan program BSPS ini untuk masyarakat garut sebanyak 3.400 Unit, Yang sudah tersebar di beberapa Desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.
Oleh karena itu, ini harus dilaksanakan dan dijalankan sebaik-baiknya, sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan, sehingga tercipta hunian yang layak huni, dan Kita semua lihat serta awasi bersama-sama. Apabila tidak sesuai dengan Spek yang ada dalam kata lainnya mungkin ada permainan atau pun Mark-Up oleh pihak koordinator silahkan dibuktikan dan silahkan dilaporkan dan Kami siap mempertanggung jawabkannya, tegasnya.

Dilain pihak Kapolsek Bayongbong Akp.Dedi menyatakan saat berada di lokasi, Program pemerintah tersebut adalah untuk meringankan beban masyarakat yang tidak atau kurang mampu, Dan rumah yang ditempati tersebut memang betul-betul tidak layak huni. Walaupun di saat Pandemi Covid-19 ini, serta dengan anggaran terbatas, tetapi Kita masih terus bergerak, Semua itu demi tercapainya tujuan Pemerintah untuk mengurangi angka kemiskinan, terang Kapolsek.

Untuk itu marilah Kita bersama-sama membantu akan program Pemerintah ini yang tidak lain demi sebuah kesejahteraan masyarakatnya, Kalau memang ada ditemukan ada sebuah penyelewengan terhadap bantuan pemerintah tersebut silahkan dibuktikan dengan Alat bukti yang Sah, jangan menjadikan sebuah Hoak, yang bisa merugikan semua pihak, pungkas Kapolsek.(Biro Garut)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top