KETUA ORMAS GEMANTARA ACEH UTARA MEMINTA PIHAK KEPOLISIAN MENGUSUT TUNTAS KASUS PENGEROYOKAN WARGA ACEH DI TANGERANG

KETUA ORMAS GEMANTARA ACEH UTARA MEMINTA PIHAK KEPOLISIAN MENGUSUT TUNTAS KASUS PENGEROYOKAN WARGA ACEH DI TANGERANG

Kriminal 0 Comment 289

ACEH UTARA, GemantaraNews

Ketua Ormas Gemantara Eksekutif Cabang Kabupaten Aceh Utara Iskandar, S. Kom. M.S.M mengecam tindakan main hakim sendiri yang menewaskan seorang warga asal Aceh di Tanggerang, pada Jumat (08/05/2020) dinihari.

Iskandar meminta jajaran kepolisian Tanggerang untuk mengusut tuntas kasus yang menewaskan Muhammad Basri, pria asal Aceh yang bekerja sebagai sopir di sebuah perusahaan kargo di Tangerang tersebut. Hal itu disampaikan pada Minggu (10/05/2020).

“Kita mengecam keras tindakan main hakim sendiri yang membuat seorang warga Aceh meninggal di Tangerang. Hukum harus ditegakkan. Sebagai wakil Masyarakat Aceh Utara saya berharap kasus itu diusut hingga tuntas. dan Kami mengaharapkan kepada pihak kepolisian tidak mendiskriminasikan terhadap kasus ini karena masyarakat Aceh punya harkat dan martabat,” tegasnya.

“Sebagaimana yang perlu diketahui, almarhum Muhammad Basri bekerja sebagai sopir di sebuah perusahaan kargo di Tangerang, peristiwa amuk masa yang dialami Basri terjadi di kawasan Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12,4 Ciater Tanggerang, sekitar pukul 00:21 WIB,” ujarnya.

Ormas Gemantara Ekbang Aceh Utara, meminta pihak Kepolisian untuk mengusut Tuntas kasus ini karena yang perlu diketahui saat itu almarhum Basri hendak membeli rokok ke Toko Alfamart yang tak jauh dari tempat tinggalnya, ia berjalan kaki sendirian menuju Alfamart saat sedang beli rokok itulah entah siapa yang memulai, tiba-tiba Basri diteriaki maling motor, masa kemudian berkerumun dan menyerang almarhum secara membabi buta lalu menariknya dari ke dalam toko. Almarhum sudah berusaha menjelaskan siapa dirinya, tapi tidak didengar oleh masa, almarhum Basri tidak berdaya ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tanggerang Kota dan menghembuskan nafas terakhir nya disana,” ungkapnya.

“Dia dipukul dengan kejam. Semua yang terlibat termasuk yang menvideo harus ditangkap,” ujar Iskandar.

“Kita berharap kasus serupa tidak lagi terulang di masa depan. Bukan hanya karena menimpa warga Aceh, tapi juga warga-warga lainnya. Demi hukum, keadilan harus ditegakan. Apalagi almarhum meninggalkan istri dan anak yang masih kecil.” Tutup nya.(Juned)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top