KETUA LSM BARIS MENANGGAPI PEKERJAAN PROYEK APBD TAHUN 2019 DI LABUHANBATU

KETUA LSM BARIS MENANGGAPI PEKERJAAN PROYEK APBD TAHUN 2019 DI LABUHANBATU

Berita Daerah 0 Comment 17

LABUHANBATU, GemantaraNews

Proyek pemerintah kabupaten labuhan batu, Dinas pekerjaan umum dan Penataan ruang (PUPR) Bentuk pekerjaan peningkatan jalan tualang lingkungan jln.H.Adam Malik, Kelurahan Bakararan Batu, Kecamatan Rantau Selatan, anggaran yang bersumber dari dana APBD tahun 2019, senilai kontrak 575.997.500 (lima ratus tujuh puluh lima juta sembilan ratus sembilan puluh tujuh ribu lima ratus) rupiah, sebagai pelaksana CV.BINTANG SEMBILAN MANDIRI diduga asal jadi.

Pekerjaan dilokasi, wartawan melihat peningkatan/peninggian badan jalan dan pembuatan drainase atau saluran air permukaan di dua lokasi pekerjaan.
Dilokasi pekerjaan Jumat 29/11 ada pekerja, material pasir, semen, dan batu Padas kapur yang sudah tersedia untuk dipasang dalam pekerjaan pembangunan drainase.
Drainase (drainage) adalah prasarana yang berpungsi mengalirkan air permukaan ke badan air atau kebangunan resapan buatan

Disaat wartawan konfirmasi, dengan Azwan Lubis (AL) warga Padang matinggi rantauprapat dilokasi pekerjaan, ia mengaku menengok nengok atau melihat orang yang bekerja di pembuatan drainase.
Ditanya tentang cara pekerjaan dan berapa ukuran panjang, drainase yang dibangun..?? AL mengatakan tidak tahu, “saya tidak tau bang, katanya menjawab wartawan.

Dilokasi pekerjaan tidak ada terlihat kepala tukang sebagai tenaga ahli dan pengawas dari dinas terkait atau konsultan proyek. Diduga tenaga ahli yang disebutkan dalam dokumen proyek tidak pernah hadir.

Pasalnya di UU nomor 2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi mewajibkan tenaga kerja yang terlibat di bidang jasa konstruksi diawasi tenaga ahli yang memiliki sertifikat keahlian atau keterampilan untuk menjamin mutu pekerjaannya.

Pantauan wartawan material Padas kapur yang digunakan sebahagian diduga Padas kapur muda dan ukurannya sebahagian diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.
Dan cara pekerjaannya diduga tidak menggunakan lantai dasar atau lantai kerja, batu padas kapur kecil di susun susun lalu semennya ditempel tempelkan saja, lalu terus ditutup pakai semen kacoan dari luar atau di pelesteran.

Warga lingkungan yang tidak mau ditulis namanya, menyampaikan melalui media ini: “kami sudah lama menunggu pembangunan ini, karena air sering bertahan, harapan kami pekerjakan ini diawasi oleh pengawas dengan baik agar kuat dan bagus dan dapat kami nikmati pembangunan jalan dan saluran air ini dengan waktu yang cukup lama, kata warga.

Menanggapi pekerjaan proyek di labuhanbatu, Ramses Sihombing ketua LSM BARIS (barisan rakyat Indonesia satu) labuhanbatu berkomentar, proyek APBD tahun 2019 ini banyak macam pekerjaannya seperti sarana dan prasarana atau pekerjaan fisik. Begitu banyaknya postingan masyarakat di dinding facebook (f) tidak memuji pekerjaan itu, dan berita dimedia online, cetak, tetapi sepertinya tidak ada ditanggapi oleh instansi terkait, padahal ini menyangkut anggaran atau uang rakyat. Jadi dimana peran serta masyarakat yang dimaksud didalam undang undang..??

Tambahnya kalau memang pengguna jasa dan penyedia jasa juga konsultan diduga ada main mata tentang spesifikasi, teknis, mutu dan kwalitas bangunan seharusnya pemerintah kabupaten, provinsi, atau pusat harus menanggapi informasi yang timbul dari masyarakat yang dapat dipercaya, melalui f dan media, tegasnya.(tim/ed. Lausan S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top