KEMBALI” TIGA WARGA DESA SEI KASIH TERSERANG NYAMUK DEMAM BERDARAH

KEMBALI” TIGA WARGA DESA SEI KASIH TERSERANG NYAMUK DEMAM BERDARAH

Peristiwa 0 Comment 76

LABUHANBATU, GemantaraNews

Tiga warga di Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara diduga terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), sejak awal November 2019 hingga saat ini diduga lebih dari tiga orang warga terserang penyakit (DBD) demam berdarah dengue.

Puspita sari, umur (13) duduk dibangku sekolah kelas II SMP, Alamat Dusun Kampung Baru II, Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, orangtua dari korban tersebut adalah a/n Mawardi (50) saat dikonfirmasi melalui via seluler kapada gemantaranews mengatakan, benar anak saya diduga terkena penykit DBD dan saat ini sedang dalam proses penyembuahan, tegasnya.

Kami sebagai warga Desa Sei Kasih, Dusun Kampung Baru II berharap pihak pemerintahan dapat melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan nyamuk secara Foging di desa kami.

Rido (8) alamat Dusun Kampung Baru II, Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara orangtua dari korban tersebut a/n Giok (43) saat dikonfirmasi melalui via seluler kapada gemantaranews mengatakan, benar anak saya terkena penykit DBD dan saat ini sedang dalam proses penyembuhan, semoga ke depan dapat dilakukan pencegahan, tegasnya.

Silviana (10) Dusun Kampung Baru II, Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara orangtua dari korban tersebut a/n Sarjono

H. Suprapto Kapus (kepala puskesmas) Desa Tanjung Haloban saat dikonfirmasi Gemantaranews via WhatAps mengatakan, terimakasih infonya dan sudah saya lanjutkan ke dinas pada bagian pemogingan dan tanggapanya Insyaallah Hari senin ini tegasnya.

BANGUN SIREGR SPd Camat Bilah Hilir saat dikonfirmasi melalui via seluler kapada gemantaranews mengatakan, saya sudah konfirmasikan langsung ke pihak Dinas Kesehatan dan Kapus ( kepala puskesmas ) Desa Tanjung haloban, agar dalam hal ini dilakukan pemantauan langsung oleh petugas di lapangan ke wilayah lingkungan yang terduga terjangkit penyakit (DBD) demam berdarah dengue.

Dalam hal ini tambahnya, pihak Dinas Kesehatan sudah melakukan upaya Fogging, sehingga sudah pernah di lakukan salah satu cara mengatasi meluasnya terjangkit Penyakit (DBD) demam berdarah dengue tersebut di sekitar rumah terduga, tegas Bangun Siregar.

Namun bila ada saat ini diduga lanjutan beberapa warga Desa Sei Kasih dalam bulan November hingga Desember 2019 yang terjangkit (DBD) demam berdarah dengue mohon informasinya, kata Bangun Siregar kepada awak media Gemantaranews.com. Agar saya bisa konfirmasi langsung dan kita lakukan upaya pencegahan lebih lanjut dan sebagainya, tegas Camat Bilah Hilir.

H. Sugimanto Kepala Desa Sei Kasih saat dikonfirmasi melalui via seluler oleh awak media mengatakan, benar mas memang ada tiga orang warga dalam bulan ini yang diduga terjangkit Penyakit (DBD) demam berdarah dengue. Saya berharap dapat dilakukan upaya Fogging terlebih utama di wilayah bagian lingkungan SD Negri 09 dan SD Negri 24 Desa Sei Kasih dan saluran- saluran parit lainya yang ada di desa ini, tegasnya. Sebab diduga bila musim penghujan terus datang akibatnya jentik dapat mudah berkembang.

Dalam hal ini tambahnya, kita sudah himbau kepada masyarakat agar lebih menjaga kebersihan lingkungan, serta kita juga sudah lakukan upaya gotong royong secara bersama sama untuk pembersihan sebagian saluran parit, sehingga saluran parit tersebut tidak menjadi sarang pertumbuhan jentik. Ucapnya.

Wardoyo ketua BPD Desa Sei kasih saat dikonfirmasi secara langsung di Kantor Kepala Desa Sei Kasih 07/12/2019 mengatakan, kita bisa belajar dari beberapa kasus mewabahnya (DBD) demam berdarah dengue di wilayah – wilayah lain, sehingga kita berharap pada pihak Dinkes (dinas kesehatan) serta pihak Puskesmas Desa Tanjung Haloban dapat melakukan antisipasi pencegahan dan sebagainya.

Salah satunya kita meminta pihak Dinas Kesehatan agar dapat mengupayakan juru pemantau jentik (jumantik) agar turun dan lakukan pemantauan di setiap Desa masing – masing. Sehingg diharapkan dengan adanya petugas di lapangan, akan ada evaluasi dampak yang ditimbulkan dan upaya pencegahan tersebut dapat lebih maksimal.

Ditempat yang berbeda meminta tanggapan dari M Rojab Ketau BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Tanjung Haloban mengatakan, dalam hal ini mendukung apabila pihak pemerintahan dan Dinas kesehatan agar melakukan upaya pencegahan terhadap penyakit DBD demam berdarah dengue dengan cara upaya Fogging (pengasapan) secara menyeluruh di setiap Desa yang ada di Kecamatan Bilah Hilir, Harapnya.

Ketua Gemantara Labuhanbatu mengatakan, Penyakit (DBD) demam berdarah dengue merupakan kondisi yang diduga dapat mengakibatkan kerusakan dan kebocoran pembuluh darah, serta menurunkan kadar trombosit atau sel keeping darah. Penyebab penyakit DBD ini dikarenakan adanya virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui nyamuk Aedes aegypti.

Selain itu, diduga masyarakat juga kurang pahamnya dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) “Menurut kita gerakan PSN yang dilakukan oleh masyarakat merupakan hal penting, sehingga tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak,” katanya.

Adapun kemungkinan diduga salah satu pemicu hal tersebut iyalah curah hujan yang cukup tinggi. Diduga apabila kurang baiknya pada sistem pengairan/drainase di sekitar pemukiman warga dapat diduga berdampak lebih cepat pada jumlah berkembangan jentik tersebut, tegasnya.

Untuk itu, kita berharap pada pihak pemerintah/Dinas Kesehatan Labuhanbatu/Kecamatan/Desa/ segera lakukan upaya semaksimal mungkin sebelum diduga terjangkit penyakit ini lebih meluas. Sehingga upaya pencegahan lebih baik dilakukan dari pada pengobatan. Di sisi lain terbatasnya kemampuan warga cukup berbeda beda sehingga di harapkan bantuan dari pihak pemerintahan.

Dalam hal ini kami juga mendorong masyarakat untuk menanam tumbuhan pengusir nyamuk, seperti lavender dan serai-seraian katanya. Diduga tumbuhan – tumbuhan tersebut kemungkinan besar tidak disukai oleh nyamuk, tegas chandra Sirait SH Ketua Gemantara Labuhanbatu.
(tim/ed. Nimrot Sirait)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top