KELUHAN SEORANG IBU RUMAH TANGGA ATAS LAMBATNYA PENANGANAN PERKARA DI POLRES NIAS.

KELUHAN SEORANG IBU RUMAH TANGGA ATAS LAMBATNYA PENANGANAN PERKARA DI POLRES NIAS.

Hukum 0 Comment 94

KOTA GUNUNGSITOLI, Gemantaranews

Seorang Ibu rumah tangga (RT) yang dikenal dengan mama Yandro mengeluhkan penanganan laporan polisi yang telah dibuatnya di Polres Nias. Dimana beliau adalah korban penelantaran rumah tangga dan ditinggal kawin oleh suaminya. Mama Yando harus terpisah anak-anaknya dan mencari nafkah sendiri pasca kasus ini menimpanya. Suaminya menikah lagi dengan perempuan lain dan tinggal serumah dengan anak-anak.

Mama yandro mengatakan “Dia sudah melaporkan ini sejak Oktober 2018 yang lalu sesuai dengan Laporan Polisi Nomor:LP/259/X/2018/NS tanggal 4 Oktober 2018 dan setelah menunggu lama proses Penyelidikan dan Penyidikan Polisi baru kemudian adanya penetapan Tersangka GG dan DL, keduanya ditetapkan sebagai Tersangka dugaan tindak pidana Perzinahan dan Kawin Halangan”, pungkasnya kepada media, sabtu (31/08/2019) saat di konfirmasi dirumahnya.

“Benar sampai hari inikan belum juga disidangkan kasus itu, padahal sudah mau setahun. Mungkin saja Juru periksanya sibuk atau terlalu banyak petunjuk Jaksa saya kurangtau. Saat ini saya maju sendiri lantaran Pengacara saya sudah mundur, saya hanya minta bantu teman-teman lembaga swadaya masyarakat dan juru warta bantu saya dalam proses hukum ini nantinya”, terang mama Yandro kepada Media.

Lebih lanjut, Dia berharap Oknum Polisinya (Juper) bertanggungjawab secara moral dan bisa lebih aktif lagi, tiap malam saya depresi akan kasus ini tidak tuntas. Masa depan anak-anak saya juga terlantar tapi polisi tidak peduli sedikitpun, ungkap mama Yandro mengakhiri.

Sampai berita diturunkan, media belum memintai/konfirmasi kepada Polres Nias terkait sejauh mana penanganan perkara Mama yandro ini. (Tim Red/St. Lase)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top