KAPOLRESTA BANYUWANGI SAMBANGI WARGA DUSUN PANCER YG SEDANG GEJOLAK

KAPOLRESTA BANYUWANGI SAMBANGI WARGA DUSUN PANCER YG SEDANG GEJOLAK

Peristiwa 0 Comment 56

BANYWANGI, GemataraNews

Setelah beberapa hari menggelar aksi penghadangan tim peneliti dari universitas Tri Sakti Jakarta dan pekerja PT BSI agar tidak masuk dan beraktivitas di Gunung Salakan, hari ini warga dusun Pancer desa Sumberagung kecamatan Pesanggaran disambangi Kombespol Arman selaku Kapolresta Banyuwangi.

Selain petugas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kabupaten Banyuwangi, tampak kehadiran Kapolresta ke lokasi aksi penghadangan warga dusun Pancer juga didampingi jajaran muspika kecamatan Pesanggaran dan juga kepala desa Sumberagung yang bernama Vivin Agustin.

Acara pertemuan yang digelar dibawah tenda milik warga itu, Kombespol Arman banyak mendengar keluhan dan harapan warga terkait kekhawatiran adanya perluasan areal yang akan dieksploitasi oleh perusahaan tambang emas.

Walaupun warga sudah diberikan penjelasan panjang lebar terkait tanggap bencana oleh petugas BNPB, namun warga tetap bersikeras akan mempertahankan Gunung Salakan dan sekitarnya dari perluasan areal pertambangan untuk menjaga kelestarian alam, lingkungan serta masa depan anak cucu mereka.

Karena menurut warga, dengan adanya pertambangan emas diwilayahnya tidak membawa dampak positif, namun lebih banyak menimbulkan dampak negatif baik dari sisi sosial maupun kelestarian lingkungan hidup.

“Saya rakyat kecil, anak nelayan yang sekolahpun hanya tamat sekolah dasar, tapi saya tahu dengan adanya pertambangan disini akan membawa dampak negatif bagi kami dan anak cucu kami warga asli dusun Pancer nantinya”, ungkap Sukam salahsatu warga dengan lantangnya.

Begitu pula dengan Vivin Agustin selaku kades Sumberagung, dirinya juga menyampaikan hal yang sama dengan warganya, bahkan Vivin Agustin mengaku sangat sedih dan prihatin dengan apa yang dialami warganya itu.

“Saya sebenarnya nangis batin melihat warga saya sampai mengalami hal seperti ini, namun pak Kapolresta pasti bisa memahami keterbatasan kewenangan saya sebagai seorang kades, makanya saya mohon supaya harapan warga saya, agar Gunung Salakan dan sekitarnya tidak dijadikan perluasan areal tambang emas bisa bapak sampaikan kepada pihak-pihak yang lebih berwenang”, papar Vivin Agustin yang disertai tepuk tangan warganya.

Pada kesempatan terakhir, Kombespol Arman berjanji kepada warga desa Sumberagung khususnya dusun Pancer akan menghimpun dan menyerap semua aspirasi yang disampaikan warga serta segera menyampaikan kepada pihak-pihak yang terkait agar bisa mendapat solusi terbaik.

“Saya datang kesini sengaja ingin bertemu dengan warga masyarakat yang ada disini, untuk menghimpun dan menyerap aspirasi bapak ibu semua agar nantinya segera kita fasilitasi, kita sampaikan kepada pihak-pihak terkait biar bisa mendapatkan solusi terbaiknya”, pungkas Kapolresta yang dikenal dekat dengan masyarakat itu.(Puji)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top