KANDANG BABI DI KAWASAN PASAR DAN MENCEMARI LINGKUNGAN PASAR, PEMERINTAH SALING MELEMPAR TANGGUNG JAWAB

KANDANG BABI DI KAWASAN PASAR DAN MENCEMARI LINGKUNGAN PASAR, PEMERINTAH SALING MELEMPAR TANGGUNG JAWAB

Berita Daerah 0 Comment 158

MERANTI SELAT PANJANG-RIAU, Gemantaranews

Hasil investigasi anggota ormas Gema nusantara, dikawasan pasar Sandang pangan Kelurahan Selat panjang Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Meranti. hasil investigasi tersebut ditemukan kandang Babi yang diduga tidak memiliki izin dan terkesan dibiarkan oleh Pemerintah setempat. Karna telah mencemari lingkungan Pasar dan sungai juling yang mana air sungai tersebut digunakan oleh pedangang untuk membersihkan sayuran, ikan dan lain nya.

Menurut pengakuan salah satu pengusaha peternak Babi tersebut mereka sudah mendapatkan izin dari Pemda setempat. setelah kami dapat kan informasi dari salah satu pengusaha ternak babi tersebut kami langsung menemui salah seorang Kabid Penegak Perda satpol PP Piskot Ginting S.Ag, dikantor nya jalan Merdeka Selat panjang, menurut informasi yang kami dapat awal nya kandang babi tersebut berlokasi kan dikampung baru, oleh karena masyarakat tidak mau lokasi disana, kembali lagi pindah kepasar Sandang pangan tersebut.”ungkapnya”.
Kamis (17/10/2019)

Lalu dijelas kan oleh Ketua ekbang Gema nusantara (Gemantara) Kabupaten Meranti (Kasam) mengatakan efek kotoran Babi tersebut luar biasa baunya. bukan hanya disitu saja melainkan mencamari sungai juling yang ada disekitar pasar tersebut. kita semua tau para pedagang yang berjualan ikan, udang dsb nya sering mengunakan air sungai untuk membersihkan barang dagangannya dengan air sungai tersebut yang terindikasi mengandung limbah kotaran babi.
tentu ada efek dari kotaran babi tersebut.ungkap “Ketua Gemantara ekbang meranti (Kasam).

Dari informasi yang di dapat dari wawancara degan Kabid Penegak Perda Piskot Ginting S.Ag,mengatakan bahwa tugas Satpol PP hanyalah Penertiban pasar saja, kalau masalah izin silah kan saja tanya langsung pada Dinas terkait seperti Dispirindak, Dinas Perternakan, dan Dinas lingkungan hidup kabupaten meranti, kami hanya bertindak apabila ada Perintah dari Dinas yg mengeluar Izin. tuturnya.

Melalui Kadis Dinas lingkungan hidup Drs, Said Asmararuddin, MM. yg kita temui dikantor nya tersebut menyatakan Dinas lingkungan hidup tidak pernah mengeluarkan izin sama sekali.
Dan perlu juga ada koordinasi dulu ke Kantor Kecamatan Tebing Tinggi. belum diketahui ada sebatas rekomendasi atau tidak di KeCamatan Tebing Tinggi tersebut. baru bisa kita simpulkan legal atau tidak nya Usahanya. “ungkap” salah seorang Kasi Dinas lingkungan hidup.
Andai saja tidak memiliki Izin Pemda setempat baru kita minta bantuan terhadap Satpol PP untuk menutup usaha yg ilegal tutur salah seorang kasi Dinas lingkungan hidup.

Dengan segera Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Meranti Drs, Said Asmarararuddin MM, menginstruksikan kepada bawahan nya untuk bisa mendampingi organisasi sosial kontrol Gema nusantara kekantor kecamatan Tebing Tinggi. Akan tetapi Camat yang akan di temui tidak berada ditempat dan kami di terima oleh staf bidang perizinan, dan kami dapatkan informasi bahwa hal ini akan di tindak lanjuti dan akan disampaikan oleh Bapak camat. Menurut staf bagian perizinan mereka akan turun kelokasi dulu sebelum memberi rekom apakah usaha tersebut layak atau tidaknya.
Tetapi tidak ada salahnya kami langsung mengimpormasikan ke Camat nya.” Ungkap ” salah seorang staff Kecamatan TebingTinggi. Di nyatakan juga oleh Ketua Gema Nusantara (Kasam). bahwa demi tertibnya aturan dan kebaikan masyarakat akan kita telusuri dan kita dampingi hingga tuntas. tutupnya. ( Yan/red )

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top