KADES SUMBER AGUNG TUDING PEMERINTAH BOHONGI MASYARAKAT DESA

KADES SUMBER AGUNG TUDING PEMERINTAH BOHONGI MASYARAKAT DESA

Berita Daerah 0 Comment 88

LAMPUNG TIMUR, Gemantaranews

Tumiran Kepala Desa Sumberagung Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur kecewa dengan Pemerintah dalam hal ini melalui kementerian Ketenaga kerjaan Republik Indonesia. kekecewaan Tumiran bukan tidak beralasan berdasarkan surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan dengan nomor 10/ PPTKPKK-PPKK/VIII/2018.

Terkait Rapat koordinasi Padat Karya Infrastruktur Pembangunan Jembatan Gantung berbasis LRB. Ternyata hal itu semua tidak ada pelaksanaanya mengenai “Pembangun Jembatan Gantung
Yang Sudah Direncanakan Untuk Penghubung Antara Dua Desa Dan Antar Dua Wilayah Kabupaten Lampung Timur Dan Kota Metro”,
dari pihak Pemerintah yang dalam hal ini melalui Dinas dari Kementrian Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten.

Kejengkelan Tumiran berawal ketika Dana yang diperuntukan untuk Anggaran membangun Jembatan justru di alihkan untuk Dana kemanusiaan hal itu di ketahui oleh Tumiran yang pada saat itu ia menanyakan perihal kapan Jembatan itu akan di mulai pengerjaannya, kepada pihak Dinas Ketenaga kerjaan Kabupaten Lampung Timur yaitu Budi.

Namun justru jawabannya yang diluar dugaan dari sang Kepala Desa, Budi menjawabnya, Bahwa Dana tersebut telah di alihkan untuk di Donggala guna membantu Masyarakat yang terkena Musibah Bencana. mulai dari situ timbul kejengkelan Tumiran terhadap pihak lnstansi terkait Pemerintah dari Dinas Ketenaga Kerjaan Kab.Lampung Timur ini.

Saat di konfirmasi di kediamannya Sabtu 10 Agustus 2019 Beliau menjelaskan bahwasannya seluruh Indonesia itu hanya 15 Kabupaten yang mendapatkan bantuan pembuatan Jembatan Gantung dari Pemerintah Pusat termasuk Desa Sumberagung, dan untuk Desa ini juga yang di “Prioritaskan” jadi dengan tidak jadinya pembangunan atas jembatan tersebut, menjadikan pertanyaan tersendiri bagi Masyarakat Desa. Hal tersebut, karena bagi Masyarakat jembatan tersebut akan lebih memudahkan dan melancarkan roda perekonomian, tandasnya.

Sungguh ironi sekali dan patut di pertanyakan bagaimana mungkin anggaran yang telah dicanangkan dari Kementerian bisa di alih fungsikan kegunaannya tanpa ada, pemberitahuan terlebih dahulu melalui rapat dengan Muspida dan Muspika setempat. Sementara bukankah terkait dengan masalah Bencana sudah ada Kementerian maupun Badan yang khusus menangani urusan tersebut.

Terus Dana untuk pembangungan Jembatan itu, oleh lnstitusi terkait di Pemerintahan tersebut “Ada Bentuk Laporan Pertanggung Jawabannya”, yang dengan sangat mudahnya mengalih fungsikan sesuatu peruntukan keperuntukan lain. Semestinya dalam permasalahan tersebut harus ada controling dari Pemerintah Provinsi bersama-sama Pemerintah Pusat dan harus ada penjelasan Konkritnya. Masyarakat di Desa Sumberagung dan sekitarnya berharap jangan sampai semua itu hanyalah semata-mata dijadikan untuk mencari keuntungan pribadi ataupun kelompok-kelompok tertentu.
(Bambang.S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top