JALUR PASIR MADANG MASIH TERTUTUP, KETUA DPRD KAWAL ALAT BERAT KE JALUR CIPANAS – CILEUKSA

JALUR PASIR MADANG MASIH TERTUTUP, KETUA DPRD KAWAL ALAT BERAT KE JALUR CIPANAS – CILEUKSA

Berita Daerah 0 Comment 34

KAB. BOGOR, GemantaraNews


Hampir semua Desa di Kecamatan Sukajaya memasuki hari ke 12 pasca bencana tanah longsor dan banjir bandang sudah bisa di akses baik dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat, satu-satunya Desa yang masih terisolir karena dahsyatnya meterial longsor yang menutupi akses jalan utama adalah Desa Cileuksa, pembukaan akses jalan utama baru sampai Pos Militer di Desa Pasir Madang, sedangkan akses menuju Desa Cileuksa masih tertutup material longsor yang titiknya mencapai puluhan.

Selama ini seperti yang diketahui bersama baik dari informasi di media sosial dan di pemberitaan, ada satu jalur menuju Desa Cileuksa melalui Cipanas, Lebak, Banten tepatnya di Kecamatan Lebak Gedong, Desa Banjar Irigasi melalui Kampung Rancabebek lanjut ke Cileuksa dengan medan yang extreme membelah hutan belantara.

Tidak ada pilihan bagi warga Desa Cileuksa untuk bisa bertahan hidup dan mengakses bantuan agar para pengungsi disana tidak kelaparan, adalah salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Bogor yang berasal dari Desa Cileuksa yang juga mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor masa bakti 2014-2018, H. Ade Ruhandi, SE atau yang dikenal dengan Jaro Ade yang berinisiatif membuka akses disana dengan alat berat yang disewa secara swadaya dari Banten agar bantuan dari para relawan bisa masuk ke Desa Cileuksa.

Melihat masih berlangsungnya proses pembukaan jalur utama dari Pasir Madang yang belum bisa ditentukan kapan selesai pengerjaannya, Senin, 13 Januari 2020, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD, Aan Triana Al Muharom mengambil langkah taktis dan langsung berangkat ke lokasi pengerjaan akses tersebut dengan membawa alat berat untuk membantu pekerjaan disana agar sementara jalur lebih representatif untuk dilalui kendaraan menuju Desa Cileuksa.

“Yang saya lihat, amati dan dengar bahwa akses dari Cipanas menuju Cileuksa ini sudah ada sejak tanggal 4 Januari 2020, tapi kondisi medan yang sangat berat juga menyulitkan kita untuk memobilisasi bantuan kesana, karena hanya kendaraan spek offroad dan grasstrack saja yang mampu melibas jalur ini, itupun harus dilengkapi peralatan yang mumpuni mengingat medan yang memiliki beberapa tanjakan dan turunan yang extreme,” Ucap Rudy.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini juga menambahkan, “Tadinya kita berharap pembukaan jalur utama dari Desa Pasir Madang bisa segera di selesaikan, tapi ternyata karena banyaknya titik longsor yang terjadi, menghambat proses pengerjaan disana, maka saya ambil langkah taktis untuk membawa alat berat kesini sekaligus bertemu senior saya yang juga mantan Ketua DPRD sebelum saya, Pak Jaro Ade yang sejak awal sangat concern dan perhatian terhadap warga Cileuksa, mudah-mudahan akses Cipanas-Cileuksa ini bisa menjadi jalur alternatif mempercepat akses bantuan agar masyarakat korban bencana alam disana bisa segera maksimal mendapatkan bantuan baik kebutuhan sehari-hari maupun obat-obatan.” Tutup Rudy

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD, Aan Triana AlMuharom menambahkan, “Komisi III terus melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR agar pengerjaan pembukaan akses utama melalui Desa Pasir Madang bisa segera selesai”.

“Cuma memang harus dimaklumi, karena efek bencana tanah longsor yang luar biasa hebat ini, masih membutuhkan waktu untuk menyingkirkan material longsor dan memperbaiki titik-titik jalan yang amblas terbawa longsoran, makanya hari ini kami mengambil tindakan cepat untuk membantu juga pembukaan akses dengan alat berat melaui jalur Cipanas, Banten, tujuannya hanya satu agar bantuan apapun bisa segera masuk dan proses recovery bencana bisa dikerjakan secara bertahap.” Ucap Aan mengakhiri pembicaraannya. (IS/SU)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top