INDONESIA KINI MEMPUNYAI PASUKAN KHUSUS BARU GABUNGAN DARI TIGA MATRA BERNAMA KOOPSSUS TNI

INDONESIA KINI MEMPUNYAI PASUKAN KHUSUS BARU GABUNGAN DARI TIGA MATRA BERNAMA KOOPSSUS TNI

TNI / Polri 0 Comment 52

JAKARTA, Gemantaranews

Indonesia kini mempunyai Pasukan Khusus baru yang berasal dari gabungan tiga Matra. Pasukan tersebut bernama “Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia (Koopssus TNI)”.
Presiden Jokowi resmi membentuk Komando Operasi Khusus (Koopssus TNI) ini setelah Beliau (Presiden Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor.42 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor.10 Tahun 2010 tentang, Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia. Perpres tersebut ditandatangani dan mulai berlaku sejak 3 Juli 2019.

Tujuan dibentuknya Koopssus TNI ini untuk menghadapi ancaman yang memiliki Eskalasi tinggi yang dapat membahayakan, ldeologi Negara, Kedaulatan Negara, Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Selain itu Pasukan ini untuk melindungi Segenap Bangsa Indonesia, baik ancaman dari luar maupun dari dalam Negeri. Selama ini, tiap Matra di TNI memiliki Pasukan Elite masing-masing seperti Kopassus (TNI AD), Denjaka (TNI AL), dan Paskhas (TNI AU).

Menurut Perpres ini, Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia disebut Koopssus TNI, “Bertugas Menyelenggarakan Operasi Khusus Dan Kegiatan Untuk Mendukung Pelaksanaan Operasi Khusus”, yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan Nasional baik didalam maupun di luar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI.

Koopssus TNI ini dipimpin oleh Komandan Koopssus TNI yang disebut DanKoopssus TNI, dan berada dibawah yang bertanggung jawab kepada Panglima TNI. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dikoordinasikan oleh Kasum TNI, bunyi Pasal 46b ayat (2) Perpres ini, seperti dikutip dari situs seskab go.id.
Sementara pada Pasal 46b ayat (3) disebutkan, Dankoopssus TNI dibantu oleh Wakil Komandan Koopssus TNI disebut Wadankoopssus TNI.
Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal II Peraturan Presiden Nomor.42 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 8 Juli 2019.

Perpres ini mengubah susunan Markas Besar TNI menjadi;
a. Unsur Pimpinan : Panglima TNI.
b. Unsur pembantu Pimpinan :

1. Staf Umum TNI
2. Inspektorat Jenderal TNI
3. Staf Ahli Pimpinan TNI
4. Staf Kebijakan Strategis dan
Perencanaan TNI
5. Staf Intelijen TNI
6. Staf Operasi TNI
7. Staf Personalia TNI
8. Staf Logistik TNI
9. Staf Teritorian TNI
10. Staf Komunikasi dan
Elektronika TNI

c. unsur pelayanan :
1. Satuan Komunikasi dan
Elektronika TNI
2. Pusat Pengendalian Operasi TNI
3. Sekretariat Umum TNI
4. Detasemen Markas Besar TNI

d. Badan Pelaksana Pusat :
1. Sekolah Staf dan Komando TNI
2. Komando Pembinaan Doktrin,
Pendidikan dan Latihan TNI
3. Akademi TNI
4. Badan Intelijen Strategis TNI
5. Pasukan Pengamanan Presiden
6. Badan Pembinaan Hukum TNI
7. Pusat Penerangan TNI
8. Pusat Kesehatan TNI
9. Polisi Militer TNI
10. Badan Perbekalan TNI
11. Pusat Pembinaan Mental TNI
12. Pusat Keuangan TNI
13. Pusat Sejarah TNI
14. Pusat Informasi dan
Pengolahan Data TNI
15. Pusat Misi Pemeliharaan
Perdamaian
16. Pusat Pengkajian Strategi TNI
17. Pusat Pengembangan
Kepemimpinan TNI
18. Pusat Kerjasama Internasional
TNI
19. Pusat Jasmani dan Peraturan
Militer Dasar TNI
20. Pasukan Reaksi Cepat
Penanggulangan Bencana
21. Pasukan Pemukul Reaksi
Cepat
23. Satuan Siber TNI
24. Komando Operasi Khusus TNI

e. Komando Utama Operasi TNI :
1. Komando Pertahanan Udara
Nasional
2. Komando Gabungan Wilayah
Pertahanan
3. Komando Cadangan Strategis
TNI Angkatan Darat
4. Komando Pasukan Khusus
5. Komando Daerah Militer
6. Komando Armada
7. Komando Lintas Laut Militer
8. Komando Operasional TNI
Angkatan Udara
Komando Utama Operasi sebagaimana dimaksud pada huruf e angka 3 sampai dengan angka 8 merangkap dan berfungsi sebagai Komando Utama Pembinaan”, bunyi Pasal 12 ayat (2) Perpres ini.
(@infokomamando/cha/san/riff)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top