IMBAS DARI BERITA YANG MEMOJOKKAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA DAMPAK BURUK TERHADAP KEHARMONISAN UKHUWAH

IMBAS DARI BERITA YANG MEMOJOKKAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA DAMPAK BURUK TERHADAP KEHARMONISAN UKHUWAH

Berita Daerah 0 Comment 34

ACEH UTARA, GemantaraNews

Imbas Dari Pembangunan yang terbengkalai 1 unit Balai Desa di kampung Tanjung Teungku Ali Kecamatan Matangkuli, Kab. Aceh Utara, “Kamis (07/11/2019).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, polisi di minta untuk mengusut dugaan korupsi pada proyek Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Tanjung Teungku Ali tahun anggaran 2018 tersebut, imbas dari berita liar ini berdampak sangat buruk bagi ke harmonisan Ukhuwah yang terjadi di desa Tanjung Teungku Ali sekarang.

Ditemui oleh jurnalis media di rumahnya, salah seorang masyarakat desa Tanjung Teungku Ali mengatakan, “Buntut dari permasalahan balai desa yang tak kunjung kelar dari alokasi pembangunan awal pada akhir tahun 2018 yang tak kunjung usai sampai akhir 2019 ini. Permasalahan yang terjadi sekarang tak seperti yang di kabar kan akhir – akhir ini yang mengatakan ada dugaan korupsi di dalamnya,
Pembangunan tersebut mangkrak di sebabkan oleh beberapa hal teknis seperti barang yang digunakan tak kunjung tiba dan juga kepala tukang yang mengerjakan proyek tersebut seperti ingin lari dari tugas yang sudah di embannya,” sebutnya.

Ia juga menambahkan, “Jangan sampai sebab beberapa orang dan media yang mengabarkan berita yang tidak jelas kebenarannya itu, masyarakat desa Tanjung Teungku Ali terpecah dan bisa menimbulkan krisis ketidak percayaan terhadap pemerintah desa yang sekarang, kalau mau memuat berita selidiki dulu kebenaran nya.” tegasnya dalam wawancara pers tersebut.

Melalui jejaring telekomunikasi Geuchik Tanjung Teungku Ali mengatakan, “Mengenai masalah yang menyebutkan bahwa pemerintah yang saya pimpinan di sebut korupsi, hal yang mana juga menyebabkan kisruh yang terjadi sekarang, namun saya dengan tegas membantah kalau pemerintah yang sedang saya pimpin ini di sebut korupsi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, “Anggaran untuk pembangunan balai desa tersebut sudah di alokasikan dan tidak sepeser rupiahpun tersendak dalam pembayaran yang dilakukan untuk kepala tukang, baik uang untuk membeli perlengkapan pembangunan maupun uang akumulasi kepala tukang itu sendiri. Jikapun pembangunan unit Balai Desa belum kunjung siap, masalah yang disebabkan ialah yang pemegang proyek tidak mengerjakan amanah yang sudah kami berikan padanya,” lugasnya.

Lanjut nya, “Masalah yang terjadi kali ini pun cukup sederhana sebuk Geuchik desa Tanjung tersebut, namun ada beberapa pihak yang ingin mengadu domba masyarakat desa Tanjung. Jika pun saya di panggil ke kantor kepolisian saya siap untuk datang dan menjelaskan apa yang sebenar-benarnya terjadi,” tuturnya.

Beliau juga menambahkan rasa kekecewaan nya terhadap ketua TPK desa Tanjung Teungku Ali yang seperti ingin menghindar dari masalah yang sekarang sedang terjadi, mengapa tidak, dari rilis sebelum nya yang mengatakan pemerintah saya korupsi, Ketua TPK tersebut seperti ingin menghindar, sedangkan dana untuk pembangunan balai desa tersebut sepenuhnya saya serahkan dalam pengawasannya, “tutup Geuchik tersebut (M. Zulfan)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top