HERI NOOR:PERTANYAKAN ANGGARAN RELOKASI MAKAM, DAMPAK DARI KCIC KEPADA PANITIA

HERI NOOR:PERTANYAKAN ANGGARAN RELOKASI MAKAM, DAMPAK DARI KCIC KEPADA PANITIA

Peristiwa 0 Comment 14

KAB.BANDUNG BARAT,
GemantaraNews

Terkait permasalahan anggaran relokasi makam yang ditahan oleh panitia pelaksana.
Ketua DPD Komunitas Pemberantas Korupsi Pasundan (KPK Pasundan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Heri Noor angkat bicara

Heri meminta Kepala Desa Sukatani untuk bertindak tegas dan meminta agar panitia relokasi tidak seenaknya menahan anggaran yang diperuntukan, penggantian lahan makam tersebut di Komplek Pemda KBB, Selasa (28/7/2020).

“Kepala Desa harus tegas, harus turun tangan sebagai pertanggung jawaban dari bentuk pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran” tegas Heri, Lebih lanjut Heri merasa ada hal yang kurang sehat melihat pengadaan biaya operasional terkait relokasi makam yang di hegemoni panitia, katanya. Di depan awak media Heri juga menyatakan, Batu nisan, rumput, dan lainnya itu pengadaannya seperti apa, jangan hanya dikelola sendiri oleh panitia, harusnya dibuka melalui tender agar mendapat kualitas dan kwantitas juga spek dan harga yang memadai, ungkapnya.

Relokasi pemakaman umum di RW.06 Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, KBB sebagai dampak pembangunan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tengah terjadi polemik.
Polemik terjadi tatkala panitia relokasi menahan anggaran yang diperuntukan untuk non ahli waris masing-masing Rp 1,7 juta/non ahli waris. Data menyebutkan dari total 777 makam, hanya 400 makam yang ada ahli waris, sementara sisanya non ahli waris dimana anggaran relokasinya ditahan panitia dan di perutukan untuk apa sisanya, tanyanya.

“Panitia itu dibentuk oleh Kepala Desa, jadi sudah sepantasnya Kepala Desa pun memberikan pandangan dan menengahi permasalahan yang muncul di kemudian hari, imbuhnya.(BIro Kbb)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top