HASIL lNVESTIGASI TIM V UNTUK APBN 2015 DI DUGA AROMA KORUPSI TERJADI PADA DINAS PERTANIAN SUMENEP

Hukum 0 Comment 130

SUMENEP, Gemantaranews

Cakra Indonesia, Pertanian adalah sektor yang harus dijaga ketat karena menyangkut produksi pangan dan hajat hidup orang banyak, oleh karena itu segala penyimpangan di sektor ini harus ditindak lanjuti dengan cepat dan serius yang di duga adanya aroma korupsi.

Pasalnya, Investigasi Team V kepada Daftar Penerima Hibah (DPH) Poktan, Gapoktan dan UPJA Bantuan Alsintan APBN TA.2015 melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DPTHP) Kabupaten Sumenep.

Diketahui, Hasil lnvestigasi Tim V guncang Sumenep, telah terjadi dugaan praktek pungutan liar (pungli) menerpa Dinas Pertanian Sumenep, bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dari APBN-P TA.2015 yang selama bertahun-tahun mengalir ke Kabupaten Sumenep diduga kuat diwarnai pungutan liar, tidak berada dalam pengawasan kelompok serta dialih fungsikan oleh penerima hibah bantuan alsintan tersebut.

Jelas apa yang disampaikan oleh ketua kelompok LA dan ketua kelompok wanita tani KB, sabtu 23 Maret 2019 “Benar bantuan alsintan tahun 2015 lalu saya ditarik pungutan dua juta lima ratus melalui PPL Mr I”, Ucap ketua kelompok LA.

Ketua kelompok wanita KB juga menegaskan “bersyukur saya sekarang diingatkan sampean kalau tahun 2015 lalu, saya mau ambil bantuan alsintan jenis barang pompa air, saya diminta uang, seingat saya waktu itu saya bayar satu juta lebih”, Ucap Miss Y dikediamannya.

Menaggapi hal ini Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Agus Suprayogi kepada Tim V Rabu 20 Maret 2019 “Kalau masalah mikanisme dan tata caranya bagi penerima hibah alsintan saya tidak paham, lagian tahun 2015 saya belum disini, lebih jelasnya ke Pak Arif yang membidangi, namun Pak Arif sedang tugas keluar kota”, Ucap Pak Agus diruang kerjanya.

Guncang Sumenep hanya bisa dinanti, Tim V mengharap BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur untuk audit adanya dugaan kuat ada oknum-oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan cara yang tidak terpuji di sektor pertanian yang merupakan sektor terpenting untuk produksi dan menciptakan kedaulatan pangan.

(RD/Noung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top