HAJI UMA: PEMERINTAH ACEH JANGAN DISKRIMINASI TKI ACEH DI MALAYSIA DALAM PENANGANAN CORONA

HAJI UMA: PEMERINTAH ACEH JANGAN DISKRIMINASI TKI ACEH DI MALAYSIA DALAM PENANGANAN CORONA

Budaya 0 Comment 71

ACEH UTARA, GemantaraNews

H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma meminta pemerintah Aceh untuk tidak mendiskriminasi TKI Aceh di Malaysia dalam penanganan Covid-19, Haji Uma berharap mereka diperlakukan sama dengan masyarakat Aceh lainnya. Minggu (12/04/2020).

“Harus kita akui bahwa ketiadaan mereka di Aceh telah menghemat anggaran Aceh baik APBA maupun APBK, mereka tidak menggunakan BPJS, tidak berebut BBM subsidi, tidak makan beras raskin, listrik subsidi dan tidak menggunakan subsidi lainnya seperti kita disini” ungkap Haji Uma.

Menurut Haji Uma, saat ini ada puluhan ribu TKI Aceh di Malaysia tidak mempunyai stock makanan lagi bahkan ada yg sudah kelaparan karena perpanjangan Lockdown fase ketiga di Malaysia sampai 28 April 2020.

“Pemerintah Aceh jangan mendiskriminasi TKI Aceh di Malaysia, sementara beberapa waktu lalu ketika para mahasiwa Aceh di Huwan China meminta bantuan, Pemerintah Aceh langsung mengirim sejumlah dana termasuk membiayai mereka pulang ke Aceh” Tegas Haji Uma.

Haji Uma menambahkan Para TKI di Malaysia harus diperlakukan sama, mereka juga rakyat Aceh yang sedang mencari nafkah di negeri orang karena kita tidak mampu memberi mereka pekerjaan. Namun saat ini karena perpanjangan Lockdown di Malaysia telah menyebabkan para TKI Aceh di Malaysia tidak bisa bekerja, mereka ada yang terkurung dan tidak bisa kembali ke Aceh untuk sementara waktu.

“Kita berharap pemerintah segera mengirim bantuan untuk para TKI Aceh di Malaysia sambil menunggu berakhirnya masa Lockdown berakhir dan mereka dapat kembali bekerja, kembalikan hak mereka yang selama ini tidak mereka gunakan” tutup Haji Uma. (Nazar)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top