GUSMO PRABOWO : KEWARGARAAN SEBAGAI SOLUSI PEMBERANTASAN TERORISME

GUSMO PRABOWO : KEWARGARAAN SEBAGAI SOLUSI PEMBERANTASAN TERORISME

Berita Daerah 0 Comment 22

SUMENEP, GemantaraNews

Pentingnya Kewarganegaraan Sebagai Solusi Pemberantasan Terorisme. ironisnya, saat ini kendala terbesar di Negara Indonesia adalah semakin tergerusnya nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. hingga Kondisi krisis moral dalam menerapkan nilai-nilai pancasila tersebut menunjukan bahwa pencapaian pendidikan belum menghasilkan pengembangan dari peserta didik, yang dimana proses pembelajaran hanya sebatas tekstual dan nilai. Hal itu, dapat diketahui dengan maraknya pengeboman di berbagai daerah yang saat ini sering terjadi di Negara Indonesia yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Gusmo prabowo salah satu Mahasiswa Universitas Islam malang, Fakultas Ilmu administrasi Publik menyatakan pada media ini, bahwasanya terorisme sendiri memiliki pengertian yaitu suatu cara kelompok tertentu untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan menggunakan kekerasan. karena, bagi mereka cara proses damai tidak berpengaruh besar.
Oleh karena itu, kekerasan menjadi hal yang lumrah bahkan satu-satunya jalan yang dapat dilakukan. Tapi, pengertian dari Teror sendiri biasanya berkaitan dengan ideologi yang dianut dan suatu tujuan yang dirasakan sebagai kewajiban. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan upaya untuk mengatasinya. Sejatinya, dengan melalui pendidikan. Karena, pendidikan adalah tombak utama bangsa Indonesia dalam mewujudkan seluruh cita-citanya,”

Menurutnya, memang pendidikan sebagai ujung tombak, Tapi suatu hal yang sangat disayangkan dalam pelaksanannya. karena dalam melaksanakannya masih mememerlukan suatu hal yang sangat kompleks bagi bangsa Indonesia. hal itu, Ditelisik dari sumber daya manusia yang begitu banyak, dan kurangnya ketegasan hukum serta pengetahuan dalam pelaksanaan tersebut. Namun, semua itu menjadi beban tersendiri bagi bangsa Indonesia, karena untuk melaksanakannya dibutuhkan juga sumber daya manusia yang berkualitas serta kebijakan-kebijakan pemerintah.

” Dengan menerapkan nilai-nilai pancasila yang diperoleh melalui pendidikan kewarganegaraan dan keagamaan, serta pengajaran pedidikan yang berkualitas, maka diharapkan dapat terwujudnya negara yang adil, damai, dan sejahtera. Untuk itu, marila hal ini kita mulai menerapkan dengan nilai-nilai pancasila, agar dapat mewujudkan Negara kesatuan Republik Indonesia Bebas dari Terorisme,” Tuturnya.

Selanjutnya, langkah kecil yang harus kita lakukan adalah dengan melakukan pembangunan karakter bangsa dengan memberikan pendidikan keagamaan dan kewarganegaraan secara aplikatif. Sebab, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mensosialisasikan anti terorisme. Selain itu, peran Orang tua agar dapat memberikan pemahaman dan membicarakan bagaimana kejahatan terorisme kepada anak-anak mereka. dan yang paling penting pemberian pemahaman yang dikemas secara ringan dan mudah dipahami bagaimana dampak-dampak dari terorisme yang terjadi pada saat ini,” Pungkasnya.

Dia juga menambahkan, dalam pemahaman tersebut Misalnya melalui dengan buku bergambar atau film animasi yang ringan dan sesuai dengan usia perkembangan anak. Tapi, dalam upaya pemahaman mengenai terorisme tersebut harus dimulai sejak usia dini, karena Penanaman nilai-nilai pancasila dirasa sangat penting diajarkan sejak usia dini, sebab akan mempengaruhi perkembangan kualitas diri individu. Ubtuk itu, Diharapkan nilai demokrasi, toleransi, dan nilai-nilai perdamaian tidak hanya diajarkan di kelas berupa hafalan dan teori saja, tetapi dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” Tambahnya.( naung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top