GEMA NUSANTARA (GEMANTARA) EKB.KAB GARUT LAKUKAN AUDENSI BERSAMA JAJARAN KEJARI KAB.GARUT

GEMA NUSANTARA (GEMANTARA) EKB.KAB GARUT LAKUKAN AUDENSI BERSAMA JAJARAN KEJARI KAB.GARUT

Hukum 0 Comment 61

GARUT, Gemantaranews

Audensi dilakukan Gema Nusantara (Gemantara) Eksekutif Cabang Kabupaten Garut bersama-sama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kab.Garut, pada Selasa 9 Juli 2019 lalu. Audensi tersebut terkait Sinergitas antara Gemantara Ekb.Kab.Garut bersama-sama Kejaksaan Negeri Garut, dalam hal berbagai permasalahan kasus yang ada di Pemerintahan dan DPRD di Kab.Garut tersebut, terutama terhadap Indikasi-indikasi Korupsi, baik Dana BOP DPRD Garut 2015 – 2019 diduga sekitar 46,M juga POKIR DPRD Garut 2015 – 2019 sekitar 155,M.

Dalam Audensi tersebut Gemantara yang dipimpin langsung oleh Ust.Ade wahidin mempertanyakan posisi Kejaksaan sehubungan dalam setiap kegiatan fisik selalu ada terpampang plang “KEGIATAN INI DIDAMPINGINGI TP4D KEJAKSAAN”, sementara fisik bangunannya sering ditemukan tidak sesuai, malah ada yang keburu rusak, tutur Ust.Ade.

Sementara itu dari pihak Kejaksaan Negeri Kab.Garut Azwar SH (Kepala Kejaksaan) menyampaikan, terima kasihnya atas peran serta masyarakat dalam hal ini kepada Gema Nusantara (Gemantara) Ekbang Kab.Garut dalam melakukan Sosial Kontrolnya sekaligus melakukan pengawalan pada setiap kasus yang ditangani di Kab.Garut, terlebih kasus BOP dan POKIR DPRD yang mulai ramai jadi pembicaraan masyarakat.

Disinggung lebih jauh, Mengingat ada Indikasi seluruh anggota Dewan juga Sekretariat Dewan yang diduga banyak terlibat dalam masalah/perkara ini, Pihak Kejaksaan sudah memeriksa 20 orang lebih untuk mendapatkan dua alat bukti permulaan agar statusnya dinaikan ketingkat penyidikan.
Hebohnya Akan Kasus ini justru karena di DPRD Garut pernah terjadi Skandal yang sama di tahun 2004 yaitu, kasus jaring asmara yang menjebloskan sekitar 21 orang anggota DPRD periode masa itu dan menyeret mereka ke penjara.

Seperti yang disampaikan Gemantara kepada Kepala Kejaksaan “POKIR adalah BENTUK lain dari JARING ASMARA, namun dengan Modus Operandinya hampir sama.
Dalam kesempatan itu Gemantara juga mempertanyakan keseriusan pihak Kejari Kab.Garut dalam pengungkapannya. Kepala Kejaksaan pun kembali mempertegas komitmennya “KALAU PADA 2004 BAPAK WINERDI DARWIS BERHASIL MENGUNGKAP KASUS JARING ASMARA, INSYA ALLAH DI 2019 INI KEJARI KAB.GARUT AKAN KEMBALI MENGUKIR LAGI PRESTASI ITU”, tegasnya.

Sekitar 20 Orang anggota Gemantara Ekbang Kab.Garut sebelum mengakhiri audensi tersebut kembali mempertanyakan tentang TP4D. Dan dijawab langsung oleh Kepala Kejaksaan “MESKIPUN DALAM SETIAP KEGIATAN SUDAH DIPASANG PAPAN PLANG ITU”, namun itu tidak menutup harus adanya Sosial Kontrol dari berbagai pihak, tutupnya.
(aw/mat/den)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top