GALIAN PASIR KEMBALI MAKAN KORBAN ” KEMANA DANA REKLAMASI ” ?   SEHINGGA BOCAH TENGGELAM

GALIAN PASIR KEMBALI MAKAN KORBAN ” KEMANA DANA REKLAMASI ” ? SEHINGGA BOCAH TENGGELAM

Peristiwa 0 Comment 39

PURWAKARTA, GemantaraNews

Jerit tangis histeris orang tua noval 9 thn tidak terbendung warga Munjul jaya Rt 18 Rw 3 kampung Munjul kecamatan Purwakarta ketika mengetahui dari salah seorang warga anaknya telah meninggal rabu (24/6/2020) disalah satu bekas galian pasir yang terletak didaerah krisbay munjul.

Seketika itu juga warga beramai ramai menuju lokasi kejadian.diduga kedua korban bersama temanya Fajar 7 thn juga meninggal dunia warga yang sama keduanya sengaja berenang dan tidak diketahui oleh siapapun. lalu sekitar Pukul 08 s/d 08.30 Wib orang tuanya mencari korban dan menemukan baju salah satu korban disekitar bekas galian, lalu warga melaporkan ke Dinas pe madam kebakaran untuk meminta bantuan. Menurut salah seorang warga setempat, bekas galian tersebut sudah 4 tahun tidah beroperasi lagi hanya ditinggal begitu saja” Kalau dihitung sudah ada memakan korban 13 orang sampai saat ini belum ada perhatian pemerintah dan kalau sudah seperti ini siapa yang harus bertanggung jawab ” terang warga. menanggapi hal ini Kastam, salah seorang peduli lingkungan sangat menyayangkan kejadian tersebut apalagi kejadian ini sudah berulang ulang ” ini sangat erat kaitanya dengan KKN kemana dana relokasi ” ujarnya.

Lebih lanjut ditambahkanya dalam perjanjian galian C sudah jelas aturanya setelah selesai digali harus ada Reklamasi yaitu dengan menutup lobang yang digali kepermukaan semula dan biayanya wajib di sediakan oleh pengusaha, bila aturanya dijalankan mungkin kejadian ini tidak akan terjadi. jelas Kastam. dan selayaknya hal ini menjadi perhatian pemerintah agar titidak terjadi korban berikutnya.(Robin)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top