GABUNGAN AWAK MEDIA TUDING PAPAN NAMA BAGIAN KEBOHONGAN PUBLIK.

GABUNGAN AWAK MEDIA TUDING PAPAN NAMA BAGIAN KEBOHONGAN PUBLIK.

Berita Daerah 0 Comment 66

LAMPUNG TIMUR, Gemantaranews

Empat Media yang tergabung dalam investigasi di setiap Desa yang ada di berbagai Kecamatan di Kabupaten Lampung Timur Sabtu 20/9/19.dari beberapa papan Nama yang terpampang sebagai bentuk tranfaransi atas pembangunan Desa ternyata semua itu hanyalah merupakan sebuah tipu tipu, mengingat dari seluruh yang tertera di papan nama ternyata tidaklah sesuai dengan yang ada di lapangan ( di kerjakan)

Dari lima Media itu di antaranya Media Gemantara News, Media Metro Indonesia, Media Jurnal Polisi, Media 86, dan Media Metro Dedline. yang mana dari beberapa Desa di tengarai melakukan kecurangan dalam sistem pembangunan mulai dari penerapan material serta jenis material yang di gunakan dan sistem pemasangan atau pengerjaannya.

Di duga hampir semuanya main tilep guna mengeruk keuntungan dengan cara memanifulasi data.

Sebagaimana hal itu terdapat di Kecamatan Metro Kibang, Kecamatan Batang Hari, Kecamatan Sekampung dan Kecamatan Pekalongan. dari Kepala Desa yang terindikasi korup di empat Kecamatan tersebut tidak satu pun Kades dan TPK yang dapat di temui untuk di mintai keterangan.

Dapat di pastikan dengan sulitnya para Awak Media untuk bertemu para Kades dan TPK selaku orang yang bertanggungjawab dalam pembangunan Desa,justru menambah keyakinan bagi Awak Media dalam mengembangkan Praduga menjadi kebenaran adanya penyalahgunaan Dana Desa.

Selanjutnya dari pihak terkait baik di tingkat Kecamatan pun belum bisa di mintai keterangan karena yang bersangkutan juga tidak ada di tempat (Kantor)

Sepertinya papan Nama itu di pampang oleh Desa tidak lain hanyalah untuk nyumput bagi Para oknum Kades dan TPK yang bermental bejat dan menipu Rakyat dengan cara memasang papan Nama di pinggir Jalan.

Hal tersebut terjadi dan telah menjadi fenomena dari Tahun ke Tahun yang mana begitu sulitnya bila ingin bertemu Kades di bandingkan ingin bertemu Camat atau Bupati.maka dengan susahnya untuk bertemu Kades baik di Kantor maupun di Rumah dapat di pastikan bahwasannya Kades itu bermasalah.

Berdasarkan Sumber dari Masyarakat memang selama ini para Kades sangat susah untuk di temui bahkan Rumahnya pun selalu tutup. yang jadi pertanyaannya bagaimana mungkin roda pemerintahan dapat berjalan normal kalau saja Kades nya jarang di Kantor, dan yang lebih ironinya bagaimana mungkin pekerjaan yang di tengarai amburadul bisa di ACC oleh tim Monitoring baik dari Kecamatan maupun Kabupaten.(Bambang S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top