FOUNDER LHOKSEUMAWE BISA BERSAMA SAFRIZAL (TOKE DAN) SAMBANGI RUMAH WARGA MISKIN

FOUNDER LHOKSEUMAWE BISA BERSAMA SAFRIZAL (TOKE DAN) SAMBANGI RUMAH WARGA MISKIN

Berita Daerah 0 Comment 159

LHOKSEUMAWE, Gemantaranews

Founder Lhokseumawe Bisa, Safrizal (Toke Dan) menyambangi kediaman seorang warga miskin yang viral di medsos beberapa hari lalu, pada Kamis 27 Juni 2019.
Rumah yang tidak layak tersebut merupakan milik M. Jafar (43) yang berlokasi di Desa Blang Poroh, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kedatangan Founder Lhokseumawe Bisa tersebut, didampingi mahasiswa perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMEN) Unimal, yang disambut baik Pj.Geuchik bersama Aparatur Desa setempat.

Koordinator Lhokseumawe Bisa, Munazar Gade mengatakan “Kedatangan kami kemari merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian kepada sesama”, yang dalam penilaian kami beliau (Keluarga M. Jafar) sangat membutuhkan uluran tangan untuk meringankan keadaan yang sedang dialaminya”.

Keluaraga M. Jafar diketahui mendiami rumah tidak layak huni serta hidup dibawah garis kemiskinan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas. Kunjungan tim Lhokseumawe Bisa, bersama dengan HIMAMEN Unimal diterima oleh istrinya Maulina Wati (25).

Dalam kesempatan tersebut, RN. Pratama (Humas HIMAMEN) mengatakan, hari ini Kami terjun langsung ke lokasi bersama dari Tim Lhokseumawe Bisa “Setelah kami ketahui keberadaan dan keadaan keluarga ini, Kami sebagai mahasiswa merasa terpanggil untuk berpartisipasi meskipun kurang maksimal”,ungkapnya.

Sementara itu Pj.Geuchik Desa Blang Poroh, Muslem dalam keterangannya mengatakan, Kami dari pihak Gampong sudah mengakomodir yang dialami oleh warga kami ini, dan akan kita sampaikan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Muspika untuk sama-sama kita mencarikan solusinya, dan apabila ada dari pihak swadaya yang ingin membantu, dengan segala hormat kami persilahkan,tuturnya.

Dari pantauan dilapangan, selain kondisinya yang sangat menyedihkan, ditambah pula dengan kondisi anak beliau yang masih balita dengan menderita penyakit lumpuh layu.
“Kami sangat berharap sekali perhatian Pemerintah terhadap Kami,terutama anak Kami yang mengalami sakit lumpuh layu yang masih berumur 2,9 tahun”, Harap Maulina Wati.

Kunjungan tim Lhokseumawe Bisa, dengan membawa sejumlah bahan kebutuhan pokok dan kebutuhan Balita serta sejumlah santunan yang langsung diserahkan kepada penerima dan disaksikan oleh beberapa aparatur desa setempat.

Selain itu nenurut Munazar Gade yang mengatakan, “Kami berharap kunjungan kami dapat meringankan beban kebutuhan keluarga ini. Harapan besar kami, khususnya kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe agar segera memberikan perhatian serius kepada Kaum Dhuafa, seperti yang dialami oleh kelurga ini yang sangat memprihatinkan. Kita sebagai sesama manusia, dan juga kepada Pemerintah agar segera mencarikan jalan keluarnya”, lmbuhnya. (M. Zulfan)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top