DUGAAN KORUPSI TERHADAP DANA DESA MATANG ULIM SAMUDERA ACEH UTARA TERKESAN NGAMBANG DAN TIDAK ADA KEJELASAN

DUGAAN KORUPSI TERHADAP DANA DESA MATANG ULIM SAMUDERA ACEH UTARA TERKESAN NGAMBANG DAN TIDAK ADA KEJELASAN

Hukum 0 Comment 19

ACEH UTARA, Gemantaranews

Masyarakat Desa Matang Ulim Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara mengharapkan Pemerintah Daerah khususnya penegak hukum agar memperjelas kasus penyelewengan Dana Desa tahun 2017 yang hingga saat ini prosesnya belum ada kejelasan.

Akibatnya sejumlah pembangunan Desa tersebut dari tahun 2017 lalu menjadi terbengkalai seperti salah satunya sebuah Gedung untuk Masyarakat yang di duga telah menghabiskan anggaran Negara diperkirakan sebesar Rp.510 juta dan 2 unit rumah Dhuafa diperkirakan sebesar Rp.150 juta tidak bisa dilanjutkan kembali dikarenakan pembangunan tersebut masih menjadi barang bukti di Kepolisian dalam hal kasus dugaan korupsi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Geusyik Plt.Desa Matang Ulim yakni, Saifuddin kepada Gemantaranews, 23 Nov 2019,
“Terbengkalainya pembangunan Gedung serba guna untuk masyarakat dikampung Kami yang berhubung hingga saat ini masih menjadi barang bukti di Kepolisian atas dugaan kasus penyelewengan Dana Desa tahun 2017 yang dilakukan oleh Pj.Geusyik sebelumnya yang belum tuntas hingga saat ini dan menunggu proses dari pihak kepolisian yang menangani kasus ini”, ungkapnya.

Padahal Gedung serba guna tersebut sangat dibutuhkan dan sangat berguna sekali, Selain bisa digunakan rapat atau balai pertemuan bagi Masyarakat juga sebagai sarana tempat pendidikan seperti halnya,TK-SD-SMP-SMA (Persamaan mengejar paket A-B,C), tandasnya.

Terbengkalainya pembangunan terhadap Gedung yang berada di Gampong Matang Ulim, Kecamatan Samudera Aceh Utara saat ini sangat disayangkan oleh Masyarakat setempat, Sebab Masyarakat menilai pembangunan sarana dan prasarana di Desa tersebut sudah jauh tertinggal akibat kasus dugaan penyelewengan Dana Desa. Hal itu dikatakan M.Yahya salah seorang Tokoh Masyarakat Desa Matang Ulim Samudera Gedoung, Jelasnya.

“Kami harus mencari bantuan kemana untuk masalah ini agar bisa melanjutkan kembali pembangunan yang berada di Desa Kami tersebut, Agar Kami bisa memanfaatkan gedung ini untuk tempat belajar masyarakat seperti biasanya, jadi Kami mohon dengan sangat kepada Pemerintah Daerah tolonglah peduli dengan Desa Kami ini”.

Sebelumnya kasus terbengkalainya sejumlah pembangunan lnfrastruktur milik Gampong Matang Ulim, Kec Samudera, Kab.Aceh Utara tersebut akibat adanya dugaan kasus korupsi penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2017 yang dilakukan oleh Pj.Geusyik masa jabatan 2017 saat ini DPO Kepolisian, dan pihak Masyarakat meminta Pemerintah Daerah segera mencari solusi untuk proses permasalahan ini, Dan Masyarakat juga akan meneruskan surat laporan kasus ini ke Polda dan pihak Kejaksaan Negeri (PN) Aceh apabila pada kasus ini tidak ada kejelasan dan berlarut-larut.(Hamdani/sfl)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top