DIDUGA SEORANG SANTRI PONPES PARENDUAN JADI KORBAN PENGANIAYAAN

DIDUGA SEORANG SANTRI PONPES PARENDUAN JADI KORBAN PENGANIAYAAN

Peristiwa 0 Comment 41

SUMENEP, Gemantara News

Seorang Santri diduga jadi korban penganiayaan teman-teman Santri. penganiayaan tersebut dikabarkan disebuah Ponpes (Pondok Pesantren) Al-Amin Prenduan, Kabupaten Sumenep. tubuh Korban mengalami luka hingga tidak sadarkan diri saat dibawa ke Puskesmas Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sabtu, (05/01/2021).

Diketahui korban bernama Muhammad Jefri Adi Laksono (15), warga Dusun Bunut, Desa Plakpak, Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, pada saat itu dianiaya di kamar Rayon JQH oleh terduga pelaku penganiayaan juga merupakan satu kesatuan lingkungan di pesantren itu.

Mengenai hal itu bapak Korban yang bernama Aminollah mengatakan, pada saat itu saya tidak tahu karena dirinya ada di luar, tapi saat itu ada telpon pada dirinya dari salah satu wali santri mengabarkan bahwa anaknya diduga dianiaya oleh teman santrinya. mendengar kabar tersebut saat itu juga dirinya bersama keluarga langsung mendatangi ponpes Al Amin tempat anaknya belajar,” katanya

Menurutnya, Dia akan samperin ke pondok, tapi anaknya sudah di bawa oleh wali santri yang menelpon dirinya dan minta bertemu di pom bensin pakamban. kemudian, sampai disana dia melihat keadaan anaknya terluka dan tidak sadarkan diri,” tuturnya

” Saya membawa kembali ke Ponpes Al-Amin untuk menanyakan tentang kejadian tersebut, tapi saat di ponpes dirinya tidak menjumpai pengasuh ponpes tersut, hingga saya langsung membawa korban ke Puskesmas Prenduan. kemudian, segera melakukan pelaporan kejadian tersebut ke Polsek Prenduan,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Prenduan AKP A. Supriyadi, SH menyatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terlebih dahulu dan semua pihak akan di panggil, selanjutnya dengan pihak Polsek Laporan di terima dan di beri STPL (Surat Tanda Penerima Laporan) dengan nomor surat: STPL / 04 / I / 2021 / Reskrim / Sumenep / SPKT Prenduan,” ucapnya. Selasa, 19/1/2021.

“Pastinya, kami akan melakukan penyelidiki dulu dan semua pihak akan kami panggil untuk dimintai keterangan tentang kronologis kejadian,” Jelas AKP Supriyadi saat dikonfirmasi oleh media ini.

Sementara saat awak media ingin Konfirmasi kejadian penganiayaan tersebut ke Pondok Pesantren Al-Amin, hingga berita ini dinaikkan diduga sengaja dihalangi oleh pihak satpam.(Noung daeng)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top