DIDUGA PIHAK PEKERJA TIDAK IKUTI ATURAN DINAS PUPR ”PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN TASIMUN DESA CINTA MAKMUR”

DIDUGA PIHAK PEKERJA TIDAK IKUTI ATURAN DINAS PUPR ”PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN TASIMUN DESA CINTA MAKMUR”

Berita Daerah 0 Comment 100

LABUHANBATU,
Gemantaranews

Proyek peningkatan Jalan Tasimun Desa Cinta Makmur Dusun 1 Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu dikerjakan oleh CV. Karya Mandiri dengan menelan anggaran sebesar Rp. 583.715.840.77. Yang bersumber dari APBD Kabupaten Labuhanbatu tahun anggaran 2019 diduga asal jadi.

Berdasarkan hasil Investigasi di lapangan, Selasa (23/11/2019) pengerjaan Proyek peningkatan jalanTasimun Desa Cinta Makmur Dusun 1 Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, yang seharusnya menggunakan batu ukuran 2/3 (2×3) disinyalir justru menggunakan batu pecah dengan ukuran 1/2 (1×2) diluar anjuran sesuai dengan Bestek.

“coba mas lihat sendiri, ngeri kali kan mas cara pengerjaannya, tampak sesuka hati mereka saja dalam mengerjakan peningkatan jalan tersebut. Mungkin mereka anggap warga sini gak paham”, ucap Junaidi salah satu warga lingkungan tersebut kepada Gemantaranews.

Menurut Junaidi, Selain itu juga diduga tidak menggunakan batu ukuran 2/3 (2×3) serta pasir yang digunakan juga bukan pasir kasar, namun pasir halus alias pasir timbun yang masih banyak sampahnya, tandasnya.

Lanjutnya, Harapan warga kiranya Kepala Dinas PUPR Kab. Labuhanbatu dan Bupati Labuhanbatu agar dapat melakukan pengawasan lebih ketat dan rutin sehubungan dengan pekerjaan proyek peningkatan jalan di desa kami, tandasnya.

“Mana pelaksana dan pengawas peningkatan Jalan Desa Cinta Makmur Dusun 1 ini, Apa bahan materialnya tidak di cek terlebih dahulu oleh pengawas sebelum di mulai pengerjaan ini, Lalu saat di mulainya proses pengerjaan coran tersebut apa pihak PU tidak hadir, Apa sudah benar dan tepat material yang digunakan tersebut. Saat dari awak media bertanya kepada pekerja berinisial B, Kami hanya pekerja mas, ucapnya.

Iwan selaku pengawas pengerjaan dari PUPR saat di konfirmasi awak media di lapangan mengatakan, Adapun batu yang saat ini di lokasi peningkatan jalan Tasimun Desa Cinta Makmur, Dusun 1 tersebut akan diganti, agar sesuai dengan ukuran batu 2/3 (2×3) dan sesuai dengan anjuran Bestek, katanya.

Namun berdasarkan hasil pantauan tim di lapangan pihak pekerja diduga tidak mendengar arahan dan masukan dari pengawas PUPR serta masih tetap saja mengunakan batu yang tidak sesuai dengan bestek.

Ketua Ekbang Gemantara Labuhanbatu saat di mintai pendapat mengatakan, “Sebaiknya, CV yang ditunjuk atau pihak ketiga yang ditunjuk tersebut saat memulai pengerjaan harus di dampingi oleh pihak PU serta tenaga ahli yang disesuaikan dengan yang ada di dokumen penawaran sehingga menang dalam tender proyek”, ujarnya.

Selain itu, harus memperhatikan kualitas proyek sejak dimulai sampai kepada masa waktu pematangan lahan, Jangan sampai sebab karena mengejar waktu agar cepat selesai sehingga lupa pada tahapan pengerjaan dan kualitas proyek.

Kalau terbukti ada penyimpangan dan tidak sesuai dengan bestek, kami seluruh Jajaran Ekbang Gema Nusantara Labuhanbatu beserta dari awak media yang lain seperti dari Jurnalis SKPK News/Suara Samudra/Brata Pos/Satyabhakti tidak akan segan – segan untuk melaporkan serta menindak lanjuti sesuai dengan prosedur hukum. Tandasya.Chandra Sirait SH.
(tim/ed. Yogi KM)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top