DIDUGA PEMBELIAN TIKET DIATAS KAPAL KMP HULALO PUNGLI

DIDUGA PEMBELIAN TIKET DIATAS KAPAL KMP HULALO PUNGLI

Peristiwa 0 Comment 132

SUMENEP, Gemantaranews

Tiket kapal penyeberangan dari Kangean-Kalianget diduga jadi lahan besar bagi oknum-oknum yang tak bertanggungjawab.

Pasalnya, tiket tersebut ada yang dijual diatas kapal, dan penumpang yang bayar diatas kapal tidak mendapatkan tiket layaknya penumpang yang beli tiket di loket pembelian tiket penyeberangan. bahkan, nama penumpang yang bayar diatas kapal tersebut tidak dicatat padahal, sehubungan dengan keselamatan jiwa manusia,” Kata andre salah satu penumpang kapal tersebut.

“Harga tiket penyeberangan dari pelabuhan batuguluk Kangean-Kalianget untuk Kelas ekonomi dewasa hanya Rp90.000, Namun pembelian tiket diatas kapal diduga dijadikan lahan untuk keuntungan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” Jelas andre pada media ini. Sabtu, 19/9/2020.

Sebab, yang terjadi di lapangan tiket tersebut ada yang dijual diatas kapal dan tidak mendapatkan tiket, bahkan nama penumpang yang membeli tiket diatas kapal tersebut diduga tidak masuk money fest perusahaan, karena pada saat membayar uang tiket kapal nama penumpang tidak dicatat,” terangnya.

Hal tersebut juga diceritakan oleh salah satu penumpang yang ditemui di atas kapal yang tidak mau disebutkan namanya.

Dia mengatakan, membeli tiket diatas kapal kepada petugas yang berseragam dilengkapi id card dengan harga Rp90.000.

“Saya kasi uang ke petugas Rp90.000 tapi setelah saya membayar saya tidak dikasih tiket sama petugas tersebut,” ujarnya.

Lanjut kata penumpang tersebut, jika harga 1 tiket hanya Rp90.000 ribu kemudian penumpang memberikan uang kepada petugas seharusnya petugas kapal memberikan saya tiket dong sebagai gantinya,” tuturnya.

“Bukankah ini termasuk dugaan pungli. Membeli tiket diatas kapal terus kita tidak mendapatkan tiket itu, bahkan tidak dicatat nama saya terus uang itu kemana,” geramnya.

Kepala ASDP KMP Munggiyango Hulalo Agus Sugianto terkait adanya hal itu menuturkan, memang seperti itu soalnya tidak ada yang menjaga pada waktu masuk kapal jadi kebanyakan beli diatas kapal. Dan terkait tidak mendapatkan tiket dia mengatakan bahwa uang itu tetap masuk money fest perusahaan,” katanya saat dikonfirmasi oleh media ini.

“Jika ada yang pungut di atas harga itu berarti pungli. Harga tiket yang harus dibayar sesuai dengan yang di tiket. Namun kita tidak memberikan tiket karena kurangnya petugas,” sebut Sugianto.

Lanjut kata Sugianto, jika tiket yang di stempel basah itu adalah tiket resmi.

“Terkait masalah ini nanti saya pikirkan, karena kan saya baru tahu ini,kalau ada buktinya tolong di share ke saya,” tegas Sugianto.(Noung daeng )

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top