DIDUGA, GUDANG BONGKAR MUAT SEMEN HOLCIM DI KECAMATAN KALIANGET  TAK MEMILIKI ANDALALIN

DIDUGA, GUDANG BONGKAR MUAT SEMEN HOLCIM DI KECAMATAN KALIANGET TAK MEMILIKI ANDALALIN

Kriminal 0 Comment 21

SUMENEP, GemantaraNews

Gudang bongkar muat semen Holcim, yang berada di Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, diduga tak miliki Andalalin dan dokomen – dokumen lainnya. Gudang tersebut, diperkirakan sudah beroperasi kurang lebih 1 tahun.

Salah seorang warga sekitar lokasi yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, sebenarnya kami sudah lama mengeluh karena, banyaknya truk jenis kontainer parkir di bahu jalan tersebut. Tapi, keluhan kami selaludi tidak endahkan oleh pengelola gudang tersebut. padahal akibat dari banyaknya truk kontainer yang parkir dibahu jakan tetsebut dapat mengganggu jalannya aktivitas pengguna jalan. hingga saat ini yang sangat saya kwatirkan takut terjadi hal yang tidak diinginkan. seperti, kecelakan karena banyak pengguna jalan yang melalui jalur tersebut. apalagi saat ini sudah masuk musim penghujan. tentunya, kekuar masuknya truk kontainer akan membuat jalan kotor dan bisa saja mengakibatkan kecelakaan,” Katanya. Minggu, 17/11/2019.

Hal senada yang disampaikan oleh pria yang sapaanya Ried, saaat dikonfirmasi oleh media ini mengungkapkan, tim Investigasi melakukan konfirmasi dan control sosial dokumen Andalalin dan dokumen izin lingkungan di Gudang bongkar muat semen Holcim, Jalan Nasional Batas Kota Sumenep – Pelabuhan Kalianget.

” Konfirmasi dilakukan kepada Pengelola gudang bongkar muat Semen Holsim, Joko. Tapi, Joko mengatakan lebih jelasnya tim Investigasi tanya langsung ke atasan saya. ried meniru kata kata yang dilontar oleh joko. Meski demikian, Joko tidak menggubris yang sudah di agendakan dari awal,” Terang Ried dengan nada kesal.

Menurutnya, keberadaan Gudang bongkar muat ini dikeluhkan banyak warga. Karena, truk jenis kontainer yang pangkir di bahu jalan tersebut keberaaanya sangat mengganggu para pengguna jalan. bahkan, truk kontainer yang keluar masuk gudang, mengotori badan jalan,” Tuturnya

Dia menambahkan, Pengelola gudang bongkar muat semen Holcim itu tidak ada koordinasi dengan pihak pemangku desa. Dugaan saya memang sengaja langgar PP Nomor 32 Tahun 2011. Untuk itu, besok saya akan layangkan surat untuk konfirmasi ke pihak, Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Sumenep, dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep. Agar pengelola, atau perusahaan segera menyusun Andalalin dan dokumen izin lainnya,” Imbuhnya.(Noung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top