DI MATARAM BARU ,SEORANG ANAK GOROK LEHER IBU KANDUNGNYA SENDIRI AKHIRNYA KETANGKAP POLISI DAN NGAKU ADA BISIKAN GAIB

Peristiwa 0 Comment 115

LAMPUNG TIMUR, GemantaraNews

Anak tega bunuh ibu kandung sendiri di Desa Teluk Dalem Kecamatan Mataram Baru Lampung Timur, (25/05/2020),dan atas peristiwa tersebut diduga pelaku berinisial AM (30).

Kepala dusun tiga(3) desa Teluk Dalem (Munir) menjelaskan, pelaku dengan sebilah golok tega menyembelih leher korban yang merupakan ibu kandung sendiri berinisial UM (60),dan kejadiannya sekitar pukul 9.00 WIB. Saat itu korban akan di bawa ke Rumah Sakit terdekat, tapi korban sudah meninggal , karena luka di bagian leher yang sangat dalam kata Munir.

Lanjut Munir atas peristiwa tersebut warga di bantu polsek Mataram Baru melakukan pengejaran karena pelaku melarikan diri diperladangan desa, dan akhirnya pelaku AM berhasil diamankan .

Di lokasi kejadian salah satu personil Polsek Mataram Baru Bripka Witoyo saat dikonfirmasi membenarkan saat ini telah berhasil menangkap pelaku dan mengamankannya dari tindakan anarkis warga kemudian dibawa langsung di Mapolsek Kecamatan Mataram Baru. Iya mas pelaku sudah kita tangkap dan kita amankan. Warga sangat emosi dengan pelaku yang tega membunuh ibu kandung sendiri saat suasana Idul Fitri begini kata Bripka Witoyo.

Saat diinterogasi polisi, AM mengaku membunuh ibu kandungnya karena mendapatkan bisikan gaib dari langit. Bisikan tersebut membuatnya tega menghabisi nyawa sang ibu kandung sendiri menggunakan golok hingga meninggal dunia.

Kapolsek Mataram Baru Iptu Rihamuddin Nur dalam keterangannya mengungkapkan pelaku membunuh ibu kandungnya sendiri dengan cara membacok menggunakan golok tepat dibagian leher di saat korban sedang tiduran di rumahnya.

Ulah pelaku sempat diketahui oleh adiknya dan mereka sempat berkelahi,dan adiknya meminta tolong kepada warga sekitar, akibat perbuatan sadis pelaku, korban meninggal dunia setelah mengalami luka parah di bagian lehernya ,ujar Kapolsek.

Tambah Kapolsek pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Untuk proses selanjutnya kepolisian bersama pihak kesehatan akan memeriksa kejiwaan pelaku di RS Jiwa Kurungan Nyawa di Pesawaran.Karena adanya dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa, kita akan lakukan pemeriksaan di RS Jiwa terlebih dahulu, jelas Iptu Rihamuddin Nur.

Sementara itu dari warga setempat mengatakan, pelaku sudah beberapa tahun ini sering mengamuk dan meresahkan warga sekitar. AM ini sebenarnya sangat pintar mengaji karena dia pernah lama dipondok pesantren,sekitar tiga (3)tahun ini dia mengalami gangguan jiwa dan akhir-akhir ini memang sering mengamuk, mungkin kehabisan obat penenang, tandas warga setempat.

Informasi yang didapat dari pihak Puskesmas Mataram Baru juga membenarkan bahwa AM adalah salah satu Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di desa setempat. Namun, pelaku masih dalam perawatan di rumah karena pihak keluarga tak ingin AM dikirim di RS Jiwa.(fk.nainggolan/anton)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top