DI DUGA USKADI KETUA POKJA KERUK UANG RAKYAT DENGAN DALIL PROGRAM PTSL

DI DUGA USKADI KETUA POKJA KERUK UANG RAKYAT DENGAN DALIL PROGRAM PTSL

Berita Daerah 0 Comment 35

LAMPUNG TIMUR, Gemantaranews

Lagi lagi program Pemerintah terkait pembuatan Sertifikat gratis dengan nama program Pembuatan Tanah Sistematis Langsung(PTSL) ternyata di salah gunakan oleh oknum Pamong Desa Bumi Harjo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur.yang mana Uskadi alias Kadon yang mana dalam jajaran
Pamong Desa setempat dia menjabat sebagai Polisi Desa( POLDES).

Dengan alasan membantu Masyarakat dia bersama oknum Pamong Desa yang lain bersama sama dengan sengaja mengeruk uang Masyarakat dengan cara mencari keuntungan lewat pembuatan sertifikat secara kolektif. dari 1500 bidang yang di ajukan ke Pemerintah dalam hal ini instansi terkait(BPN) sementara dari pengajuan tersebut hanya 323 bidang yang di ACC oleh BPN Kabupaten,sedangkan dari setiap satu surat sertifikat oleh kadon di kenakan biaya sebesar Rp.500.000( Lima Ratus Ribu Rupiah).

Saat di konfir di kediamannya selasa 3/9/19 hal tersebut di akui dan di benarkan olehnya, bahkan dalam pengakuannya justru dengan adanya biaya yang sebesar itu belumlah cukup bahkan dengan nilai itu dia dan para krunya masih rugi. justru biaya itu untuk kedepannya akan di kenakan biaya sebesar Rp.1.000.000.(Satu Juta Rupiah).

Ketika di cecar pertanyaan oleh Awak Media ini uskadi alias kadon dengan latang dan berani menantang bagi penegak Hukum bilamana apa yang di lakukan tersebut merupakan tindakan yang melanggar Hukum. maka dia pun siap untuk di penjara.

Unsur kesengajaan akan adanya tipu tipu yang telah di lakukan oleh uskadi alias kadon nampak jelas di mana nilai atau jumlah uang yang telah di keluarkan tidak lah sesuai atau lebih besar dari besaran uang yang di kenakan dari Masyarakat.

Ironi nya lagi justru kadon menyalahkan dan mengancam Kades Desa setempat ( Mahfud Sidiq. Spd) bilamana Kades tidak mau menandatangani surat pengajuan pembuatan sertifikat lebih baik gak usah jadi Kades saja, katanya.selain itu Uskadi juga menambahkan bahwa dengan adanya program itu Kades juga menitip untuk membuat surat sertifikat sejumlah empat Bidang dan itu juga Kades tidak mengeluarkan biaya alias tidak bayar atau gratis.imbuhnya.

Selanjutnya salah satu dari Awak Media ini Sigit Sugito sebelumnya menanyakan prihal PTSL terhadap Kades setempat.dengan nada yang menyakinkan Mahfud (Kades) dengan tegas mengatakan bahwasannya pekerjaan tersebut dia tidak terlibat dan tahu mentahu semua sudah di serahkan oleh Uskadi.tandasnya.

Alhasil ternyata menurut pengakuan Uskadi lain halnya dengan ucapan Kades. justru Kades sendiri telah dengan sengaja ikut mengajukan pembuatan surat sertifikat tersebut dengan gratis.

Pertanyaannya. apa hal itu di benarkan dan akan menjadi pembiaran bagi instansi terkait atau bagi penegak Hukum hanya mendengar, melihat, namun tidak melakukan tindakkan sebagai bentuk atau upaya pencegahan bahkan sebagai tindakkan untuk penegakan supremasi Hukum. mengingat bilamana hal ini hanya akan di jadikan tontonan bagi instansi maupun penegak Hukum, tidak menutup kemungkinan hal tersebut justru akan banyak yang tumbuh seperti Uskadi, atau Kadon yang lain di setiap Desa maupun Daerah.(Bambang.S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top