DI DUGA PEMBANGUNAN LAPEN DESA KIBANG PENUH KORUPSI

DI DUGA PEMBANGUNAN LAPEN DESA KIBANG PENUH KORUPSI

Hukum 0 Comment 493

LAMPUNG TIMUR, Gemantaranews

Dalam pelaksanaan pembangunan Desa yang bersumber dari Dana Desa APBDES Anggaran Tahun 2017 yang peruntukan untuk pekerjaan peningkatan jalan sampai dengan lapen yang terletak di Dusun VI Dusun IV Dusun XIII dan Dusun IX Desa Kibang Kecamatan Metro Kibang Kabupaten Lampung Timur. di tengarai penuh dengan korupsi.

Dari 2600 m X 3 m pekerjaan lapen tersebut ternyata Rencana Pembangunan Desa Kibang sebesar Rp. 606.751.000,00.(Enam ratus enam juta tujuh ratus lima puluh satu ribu) dengan tambahan dari hasi swadaya sebesar Rp. 11.635.000,00( Sebelas juta enam ratus tiga puluh lima ribu). dari jumlah tersebut ternyata semua yang menjadi acuan atau rab banyak terdapat penggelembungan di sestim pembelanjaannya.

Sebagai mana hal tersebut terurai dalam sebuah harga satuan barang mulai harga Aspal sebesar Rp. 1.953.000,00./ Drum. sedangkan di pasaran untuk harga Aspal 100% hanya seharga Rp. 1.200.000,00.sementara dalam pengerjaan itu menghabiskan sekitar 151 Drum Aspal jadi dari Anggaran untuk pembelian Aspal uang yang telah di tilep oleh pemegang otoriter Desa setempat atau yang terkait sekitar Rp. 115.213.000,00. sedangkan untuk uang belanja pasir juga di sikat sebesar Rp. 8.350.000,00. dan untuk uang batu belah dengan berbagai ukurun mulai dari 3/5, 2/3, 1/2. juga ikut di bekem sebesar Rp. 22.836.000,00 jadi jumlah keseluruhan Dana yang telah di telan oleh para koruptor Desa sebesar Rp.146.399.000,00( Seratus empat puluh enam juta tiga ratus sembilan puluh sembilan ribu).

Selanjutnya dengan anggaran yang sebesar itu ternyata dalam pengerjaannya nampak amburadul semua itu nampak terlihat dari kwalitas kerjaan yang hanya hitungan sekejab semua batu sudah berserakan bahkan seluruh badan jalan sudah terlihat tanah alias ngelupas semua lapisan aspalnya.

Sebagaimana pantauan gabungan dari Awak Media ini dengan Media Metro Indonesia jum,at. 13/9/19 bahwasannya dari sepanjang jalan tersebut sudah
berubah warna menjadi coklat akibat banyaknya tanah yang mulai memenuhi jalan itu.

Saat ingin melakukan konfirmasi terkait hal tersebut ternyata Taryono selaku TPK Desa Kibang belum dapat di temui untuk di mintai keterangannya selaku penanggungjawab dalam pekerjaan itu. dengan adanya rumah atau kediaman Taryono selalu tutup rapat bahkan setiap kali Awak media menemui selalu di balas dengan bahasa pergi jawab istri dan anak Taryono saat di tanya oleh Awak Media.

Dengan adanya begitu sulitnya untuk menemui Taryono justru membuat kecurigaan dan dugaan kuat bahwasannya sebagian Dana pembangunan Jalan lapen itu benar adanya pacak bekem alias di korupsi oleh oknum perangkat Desa setempat yang berperan, sementara Awak Media sendiri pun sangat kesulitan untuk mengkonfirmasi kepada Kades setempat Iswondo karena kondisi beliau dalam keadaannya tidak fit.

Sebagai Insan Pers serta sebagai kontrol sosial dan demi tegaknya Supremasi Hukum maka dalam hal ini serta berdasarkan bukti bukti yang ada agar sekiranya pihak sejawat hukum baik pihak Kepolisian atau Pihak Kejaksaan untuk segera memanggil bagi siapa saja yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.(Bambang.S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top