DI DUGA ALIH FUNGSI TERMINAL BANDAR JAYA JADI LADANG PUNGLI.

DI DUGA ALIH FUNGSI TERMINAL BANDAR JAYA JADI LADANG PUNGLI.

Berita Daerah 0 Comment 26

LAMPUNG TENGAH, Gemantaranews

Sejak Terminal Pasar Bandar Jaya tak lagi di fungsikan untuk keluar masuk kendaraan roda empat yang melintasi Jalan Lintas Tengah atau yang di kenal Jalan Negara.

Dengan adanya keberadaan Terminal yang tidak di fungsikan lagi, di tengarai hal tersebut di manfaatkan oleh pihak yang berkepentingan dengan cara mengkapling kaplingkan di sebagian area terminal untuk di jual belikan atau hak guna pakai bagi para pedagang kaki lima. dengan nominal sangat fantastis mulai dari Rp.600.000 hingga 1.500.000. dalam setiap lapak atau tempat yang berukuran dengan berkisaran 3X3 M.

Sebagaimana pengakuan dari beberapa pedagang sayuran dan makanan mateng atau siap saji( Wartek) yang enggan di sebut namanya, akan tetapi Mugiyem salah satu pedagang sayur sayuran menerangkan bahwasannya lapak atau tempat dagangnya tersebut di beli dari seorang oknum petugas dari Dinas Perhubungan dan selain itu Mugiyem juga menambahkan berkaitan waktu pemakaian tidak di tentukan alias sewaktu waktu lapak ini bisa di gusur dan bila ingin memiliki lapak lagi ya harus beli lagi sama petugas,ucapnya.

Hal tersebut juga di benarkan oleh pedagang sayuran yang lain Sumiyem yang mana selain udah harus beli tempat kami juga masih di mintai uang salar dan keamanan serta sampah.imbuhnya

Pertanyaannya apakah Pemerintah atau instansi terkait tidak lagi perduli akan nasib para pedagang kecil, atau justru sebaliknya Pemerintah hanya menjadi penonton atau bahkan memang sudah kong kalikong guna mencari isi kantong. yang sehingga hal tersebut hanya di jadikan ajang bisnis kotor. dengan berbagai macam cara untuk mendapatkan keuntungan Pribadi maupun kelompok.

Terpisah sementara jeritan para Ibu Rumah Tangga akibat Harga kebutuhan masih di level ketidak wajaran alias mahal. Ibu Kasmi dan Ami mungkin dua di antara ribuan atau jutaan para Ibu Rumah Tangga yang keluhkan akan harga kebutuhan sehari hari dan semua itu di rasa dari semua harga masih melambung tinggi di pasar.

Selanjutnya Ibu Kasmi dan Ami dalam ungkapannya saat di konfir oleh Awak Media ini saat belanja di pasar setempat Jum,at. 6/9/19 bahwa untuk harga sayuran seperti bayam kacang tanah yang dulunya hanya seharga Rp.500 kini harga itu melonjak tinggi hingga sebesar Rp.350.000. sedangkan untuk harga cabe merah juga harganya masih dalam urutan teratas, lebih llebih harga daging masih juga di level harga yang luar biasa yaitu sebesar Rp.120.000/ Kg.

Sungguh ironi sekali sebagai mana gembar gembor Pemerintah selama ini yang ingin menstabilkan harga pangan atau sembakau demi kesetaraan ekonomi Mikro justru dengan adanya harga kebutuhan yang masih melambung tinggi dan di sela sela jeritan rakyat justru di jadikan sebuah kesempatan bagi para yang oknum yang bermental rusak dan kotor.serta masih dan haruskah Pemerintah masih tutup mata dan telingga atau justru Pemerintah memang benar benar sudah dedel yang sehingga hanya memikirkan kepentingan pribadi yang tanpa perduli lagi akan keberadaan derita Rakyat itu sendiri dengan prinsif yang penting hepi dan bisa gala gala hingga di terbitkan berita ini tidak satu pun instansi terkait terutama Pemerintah Daerah Lampung Tengah yang memberikan tanggapan terkait Terminal dan pasar serta Harga kebutuhan.( Bambang.S)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top