DESTINASI WISATA TAMAN HUTAN KOTA LANGSA

DESTINASI WISATA TAMAN HUTAN KOTA LANGSA

Berita Daerah 0 Comment 9

LANGSA Gemantara News

Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid MM, menyampaikan apresiasi atas kerja sama Bank Indonesia dengan PT Pekola yang telah membuat terobosan baru dalam penggunaan transaksi digital di objek wisata kota Langsa.

“Kami berharap terobosan ini akan dilanjutkan oleh pengelola objek wisata, hotel, restauran dan cafe-cafe yang ada di kota Langsa ini,” kata Marzuki Hamid saat melaunching penerapan Quick Respons Indonesia Standar (QRIS) di hutan kota, Rabu (24/3/21).

Dia menjelaskan bahwa penggunaan transaksi keuangan non tunai ini oleh penyedia layanan sudah menjadi keharusan di era industri 4.0 ini. “Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari transaksi non tunai, diantaranya menjadi lebih efisien, lebih mudah dan lebih aman. Anak muda dan kelas menengah saat ini sudah cukup familiar dengan transaksi non tunai,” sebut Marzuki Hamid.

Sambungnya lagi, penyedia layanan jasa di kota Langsa harus adaptif terhadap kemauan pasar dan juga kemampuan teknologi khususnya di sektor pariwisata.

Bank Indonesia, katanya, ternyata tidak hanya memfasilitasi PT. Pekola untuk penyedia fasilitas pembayaran non tunai. Tetapi juga membantu Pemko dan masyarakat Langsa untuk mendapatkan fasilitas permodalan. “Salah satu penerima manfaat kelompok budidaya udang vaname,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Marzuki Hamid pemko Langsa juga turut mengapresiasi bank Indonesia atas bantuan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa khususnya Universitas Samudra (Unsam). “Semoga beasiswa ini bermanfaat dan menambah motivasi belajar bagi penerimanya dan kami berharap cakupan beasiswa tersebut bisa diperluas ke kampus atau sekolah lainnya,” pinta wakil walikota.

Kepala perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe Yakon Afrinaldo menuturkan penerapan Quick Respons Indonesia Standar (QRIS) dalam rangka mendorong pertumbuhan transaksi pembayaran digital di sektor pariwisata.

“Kantor perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) bekerja sama dengan PT Fintek Nusantara dan PT Pekola telah menerapkan pembayaran tiket masuk destinasi wisata Hutan kota Langsa dengan menggunakan
Quick Respons Indonesia Standar (QRIS),” katanya.

Disamping itu, BI juga memiliki program peningkatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui budidaya udang vaname biflog. “KPwBI Lhokseumawe bersama pemerintah kota Langsa telah melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok usaha pada budidaya perikanan Sayonara yang berada di kecamatan Langsa Barat,” terang Yukon Afrinaldo.(Sayid Muhammad)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top