DEMPLOT PT. PUPUK KALTIM, PANEN RAYA DESA GULUK GULUK JADI MENINGKAT

DEMPLOT PT. PUPUK KALTIM, PANEN RAYA DESA GULUK GULUK JADI MENINGKAT

Ekonomi 0 Comment 22

SUMENEP, GemantaraNews

Petani Desa Guluk-guluk menggelar syukuran dalam rangka panen Raya Jagung dari Demonstrasi Plot (Demplot) di lahan milik anggota kelompok Tani Alhuzaini, Desa Guluk-guluk tengah, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Senin, 6/04/ 2020.

Dalam Pantauan media ini, para petani yang tergabung dalam kelompok Tani Alhuzaini, Desa Guluk- guluk Tengah sangat mengapresiasi adanya pupuk Kaltim, karena adanya Pupuk Kaltim dapat memaksimalkan potensi pertanian di desa tersebut. Karena, melalui penggunaan pupuk kaltim dapat meningkatkan hasil panen jagung para petani di Desa tersebut sangat signifikan. Tentunya, dengan pola pemupukan yang dilakukan sesuai aturan yang sudah ditentukan. Namun, semua itu dilakukan melalui demplot dan pendampingan berkala.

Moh. showi ketua kelompok Tani Alhuzaini Guluk-guluk tengah saat dikonfirmasi oleh media ini menyatakan, kita bersama dengan petani Desa Guluk-guluk yang tergabung dalam kelompok tani Alhuzaini melakukan panen dari Demonstrasi Plot (Demplot) dengan hasil yang kami dapatkan sangat menggembirakan.

“Pendampingan pasca sosialisasi Demplot yang dilaksanakan, berhasil mengoptimalisasi panen jagung dengan penggunaan melalui pupuk Ecofert 20 kg, urea daun buah 300 kg, NPK pelangi 20-10-10, 300 kg, dengan pola pemupukan berimbang,” Ucapnya sambil tersenyum bahagia.

Lanjut Showi, demplot tersebut juga didampingi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat, sehingga hasil panen kami mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sebelumnya, para petani memakai pupuk subsidi organik 500 kg, urea 400 kg, dan NPK 15-15-15, 200 kg, dengan hasil panen jagung pipil kering sebesar 7,360 ton per hektar. Kemudian, mendapat pendampingan dengan memakai pupuk Non subsidi sesuai dengan yang direkomendasikan dengan formula perbandingan ecofert 200 kg, urea daun buah 300 kg, dan NPK pelangi 20-10-10, 300 kg, terjadi peningkatan sebesar 9,356 Ton jagung pipil kering per hektar.

“Peningkatan hasil panen yang sangat signifikan dari hasil panen sebelumnya. tentunya, sangat menggembirakan dan memuaskan. dalam hal ini kami menggunakan varietas beni bibit BISI-2,” Pungkasnya.

Dia menambahkan, Memang harga pupuk Non subsidi dari segi harga lebih mahal dari pupuk subsidi, meskipun demikian pupuk Non subsidi sangat sangat produktif sehingga menguntungkan para petani, karena menampakkan hasil yang nyata,” Imbuhnya.

“Menggunakan pupuk dari PT. Pupuk kaltim memberikan peningkatan hasil panen secara signifikan, dan juga bisa lebih menghemat biaya. Selain itu, petani lebih mudah dalam membawa pupuk ke sawah, biasanya membawa 50 Kg pupuk, sekarang petani ke sawah hanya membawa sekitar 20 Kg,” Tutupnya.

Achmad muzaky, yang disapa akrab zaky selaku ME (Marketing exicutive ) Pupuk Kaltim wilayah madura menjelaskan, pupuk Non subsidi yang kita pergunakan sekarang ini, bisa tahan antara 4-5 hari ditanah, dan jika kita menggunakan pupuk Subsidi hanya bisa bertahan antara 2-3 hari ditanah. Jadi, dalam hal ketahanan itu kita lihat sudah terdapat perbedaan yang signifikan. Tapi, masalah harga dari Pupuk non subsidi memang harganya lebih mahal. Namun, hasil yang didapat menguntungkan petani sehingga membuat mereka bahagia dari hasil panen yang didapatkannya. Selain itu, dalam segi pembawaan pupuk kesawah para petani membawa pupuk tersebut lebih enteng atau lebih ringan,” Jelasnya.

Namun, Peran ditributor pupuk Non subsidi pupuk Kaltim diwilayah kecamatan Guluk-guluk juga sangat penting. Karena distributor sebagai agen penjualan sangat baik untuk menjaga ketersediaan stok pupuk urea daun, buah dan NPK pelangi, agar para petani dengan mudah untuk mendapatkan pupuk Non subsidi produk Pupuk Kaltim tersebut,” Terang zaky kepada media ini.

Sementara itu, mus’at petani yang punyak lahan dipergunakan untuk Demplot mengucapkan,” saya sangat senang mas, karena selama ini kami terbiasa menggunakan pupuk subsidi dengan hasil yang didapat 7,360 ton jagung pipil kering per hektar. Namun, setelah menggunakan pupuk Non subsidi Pupuk Kaltim ini hasil yang kita dapat meningkat menjadi 9,356 ton jagung pipil kering per hektar,” Ucapnya.

( Noung daeng )

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top