DATA MASUK DI APLIKASI “SAPAWARGA” TAPI TIDAK MENDAPATKAN BANSOS

DATA MASUK DI APLIKASI “SAPAWARGA” TAPI TIDAK MENDAPATKAN BANSOS

Ekonomi 0 Comment 17

KAB.BANDUNG BARAT, GemantaraNews

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa barat, mengatakan, Terdapat 23 tahap cleansing data penerima bansos Provinsi. Mulai dari menyinkronkan kode Kabupaten/Kota, memastikan NIK valid, memeriksa pekerjaan, sampai mengecek nama dan alamat penerima Bansos.

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melakukan Filtering sebanyak 23 kali, Hal itu untuk mencegah terjadinya double terhadap yang mendapatkan Bansos dari Pemerintah tersebut juga mencegah salah sasaran.

Seperti halnya yang berhak tidak “Mendapatkan”, Dan yang tidak berhak ternyata “Mendapatkan”, itu sampai 23 kali, dan hasilnya yang terakhir dikawal BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), ujar Gubernur Jawa Barat seperti dilansir.

Akan tetapi ditengah masyarakat, Bantuan Sosial tersebut masih menjadi pembahasan, Seperti di Kampung Sindangsari RW.06 Desa Cimareme. Berdasarkan Data Penerima Bantuan Sosisal Gubernur Jawa Barat Data yang masuk di Aplikasi Sapawarga sebanyak 42 KPM namun yang menerima hanya 32 KPM, yang 10 KPM nya tidak menerima, kemana?

Seperti yang terjadi kepada salah seorang warga Kampung Sidangsari RW.06 Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah Datanya Ada di Aplikasi ”Sapawarga”, Tapi Tidak mendapat Bansos tersebut?,
Hal itu diungkapkan oleh salah satu warga Kampung Sindangsari RW.06 di Desa Cimareme yang tidak mau disebutkan ldentitasnya kepada awak media Gemantara News, Senin (20/7/2020).

Gubernur Jabar kalau tidak salah pernah menyampaikan malalui medsos juga media Online mengenai Bansos dari Gubernur akibat terdampak covid-19, supaya para RT, RW mendata dan mendaftarkan warganya melalui Aplikasi “Sapawarga” yang akan disampaikan kepada semua para RW tersebut. Dimana nanti notabennya para RW itu mengetahui, berita apa yang diturunkan oleh Gubernur melalui Aplikasi “Sapawarga” itu, ucap warga tersebut.

Bahkan menurutnya, Pihak RW setempat justru menanyakan kepada salah seorang warganya tersebut, di Aplikasi nama warganya tersebut ada, tapi ternyata kok tidak dapat.
Kenapa pihak RW balik bertanya kepada warganya tersebut, Karena yang menerima barang atau bingkisan itu kan yang punya wilayah yaitu Ketua RW, jadi Ketua RW itu pun melihat datanya. imbuh warga tersebut.(Biro kbb)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top