BUPATI KARAWANG DI TEGUR MENDAGRI DIDUGA MENGGELAR ARAK-ARAKAN SAAT MENDAFTAR DI KPUD PILKADA SERENTAK TAHUN 2020

BUPATI KARAWANG DI TEGUR MENDAGRI DIDUGA MENGGELAR ARAK-ARAKAN SAAT MENDAFTAR DI KPUD PILKADA SERENTAK TAHUN 2020

Politik 0 Comment 24

KARAWANG, GemantaraNews

Jauh sebelumnya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sudah mempringatkan/menyampaikan himbauan kepada bakal pasangan calon untuk mematuhi pada setiap tahapan proses Pilkada pada seluruh bakal calon Gubernur, Walikota, Bupati, diseluruh Indonesia dalam pilkada serentak tahun 2020 agar jangan melanggar protokol Kesehatan Covid-19 dalam pendaftaran mempromosikan Bapaslon masing-masing.

Namun hal itu tidak diindahkan dianggap angin lalu oleh Bupati Karawang, dr.Cellica Nurrachadiana selaku petahana saat pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati/wakil bupati bersama Aep Syaepuloh ke KPUD Kabupaten Karawang, melakukan arakan- arakan dengan para relawan dan simpatisannya pada Jumat,( 04/09/2020 ) pagi. Tindakan itu kurang terpuji terkesan haus kekusaan tanpa mempertimbangkan keadaan situasi penularan Covid-19.
Sedang menurut data Gugus Tugas Percepatan (GTPP) dr.Fitra Hergyana Sp.KK Jumat (4/09/2020) bahwa penularan Covid-19 masuk rekor tertinggi saat ini di Karawang dan menjadi worning bagi kita semua.

Karawang naik status dari Zona Kuning ke Zona Orange (jingga) hal ini juga tidak patut dilanggar oleh siapapun. Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) bawaslu Kabupaten Karawang harus berani menindak tegas bagi yang melanggar protokol kesehatan Covid-19.
Menurut Gemantara News, berbahaya bila terlalu memaksakan kehendak harus taat aturan supaya dapat dipercaya masyarakat memimpin kedepan siapapun pemenang yang terpilih menjadi Bupati Kararawang. (Biro Karawang)

Share Article to :

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top