ASTAGA SALAH SATU TANGAN BAGIAN KANAN BURUH SKU HARIAN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. HSJ (ASIAN AGRI GROUP) PUTUS AKIBAT TERTARIK MESIN AIRLOCK LTDS II

ASTAGA SALAH SATU TANGAN BAGIAN KANAN BURUH SKU HARIAN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. HSJ (ASIAN AGRI GROUP) PUTUS AKIBAT TERTARIK MESIN AIRLOCK LTDS II

Peristiwa 0 Comment 121

LABUHANBATU, GemantaraNews

Kecelakaan kerja masih menghantui usaha perkebunan kelapa sawit. Kali ini, seorang buruh SKU Harian usia 44 tahun dan masa kerja kurang labih 20 tahun, harus kehilangan tangan kananya diduga sepanjang kurang lebih (30cm) putus akibat dilibas atau ditarik mesin airlock ltds No. II sekira pukul 19.00 wib malam hari (25/10/2019).

Adalah Ponirin alias bolor, salah satu pekerja oprator kernel shieft II itu kehilangan tangan kananya saat bekerja di dalam pabrik pengolahan kelapa sawit milik PT. HSJ (Asian Agri Group) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.

Kepala RC (Regional Control) PT. HSJ (Asian Agri Group) Bapak Okto W.M. Limbong saat dikonfirmasi sekira jam 19.30 wib, lewat pesan Whats Apps dan telphone untuk dimintai keteranganya mengenai apakah benar ada diduga terjadi kecelakaan kerja terhadap salah satu karyawan SKU Harian atas nama Ponirin alias bolor yang diduga tanganya putus akibat dilibas atau ditarik mesin airlock ltds no II sekira pukul 19.00 wib malam hari (25/10) dan sampai saat ini awak media belum juga mendapat informasi jawaban tersebut.

Ditempat yang berbeda jurnalis coba melakukan konfirmasi kembali melalu via seluler selaku Humas PT. HSJ dengan bapak Bangun, beliau menyampaikan akan konfirmasi terlebih dahulu sehubungan dengan pertanyaan awak media akan berita adanya dugaan kecelakan kerja tersebut, supaya tidak terjadi kesimpang siuran berita bang, tandasnya.

Adapun kronologis kejadian berdasarkan informasi dari narasumber L sirait yang tidak mau disebutkan namanya, berawal dari korban posisi saat itu menutup lubang airlock ltds II dengan posisi goni plastik, lalu goni plastik tersebut tergulung dan tertarik sehingga tangan korban masuk ke posisi mesin airlock ltds II tersebut.

Beberapa karyawan pabrik kemudian melaporkan kejadian itu kepada asisten Shieft II, lalu tidak lama kemudian ambulan Perusahaan pun datang dan kemudian segera membawa ponirin yang masih sadarkan diri saat itu di bawa menuju RSU Karya Bakti yang berada di Rantau Prapat, berhubung saat itu Dokter yang akan melakukan penanganan terhadap ponirin saat itu diduga tidak ada di tempat, maka pihak RSU Karya Bakti dengan cepat serta sigap merujuk pasien ke RSUD Rantau Prapat.

Perjalanan dari pabrik ke RSUD Rantau Prapat ponirin dibawa Ambulan Prusahaan, dalam perjalanan sekitar kurang lebih dua jam sehingga ponirin menjerit menahan kan rasa sakit yang luarbiasa, serta diduga ponirin saat itu kehilangan banyak darah sepanjang perjalanan dari pabrik menuju RSUD (rumah sakit umum daerah) Rantau Prapat.

Dari foto terlihat tampak tangan korban sebelah kanan yang masih terbungkus perban bekas jahitan dan tergeletak di kasur rumah sakit umum daerah rantau prapat, diperkirakan tangan korban putus hingga kurang lebih 30cm dan allhamdulilah saat ini keadaan korban sudah lebih membaik.

Besar harapan korban Ponirin, meminta kepada pihak menejemen PT. HSJ (Asian Agri Group) dengan nada sedih berharap besar apabila korban sudah sembuh nanti akan masih tetap di pakai sebagai karyawan SKU harian dan dipekerjakan dengan posisi yang layak sesuai dengan keadaan korban saat ini.

Adapun sebab besar harapan korban yang kiranya dapat di pertimbangkan perusahaan ialah, beliau sudah mengabdi kerja selama 20 tahun dan saat ini korban masih memiliki tanggungan dua anak yang masih kecil – kecil serta duduk di bangku sekolah dasar, sehingga beliau masih sangat butuh pekerjaan tersebut untuk mencukupi kebutuhan kehidupan sehari hari mereka serta biaya sekolah anaknya, di sela pertemuan terlihat jelas diraut wajahnya kesedihan, L Sirait, ucapnya.

(sum.L Sirait/ed.agus ch/ biro sumut)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top