APARAT BERWENANG HARUS TEGAS TERHADAP KASUS PENGEROYOKAN 6 ORANG PEREMPUAN

APARAT BERWENANG HARUS TEGAS TERHADAP KASUS PENGEROYOKAN 6 ORANG PEREMPUAN

Kriminal 0 Comment 242

ACEH, Gemantaranews

Berdasarkan rilis keterangan dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Perihal yang diduga telah terjadi pengeroyokan terhadap 6 orang perempuan warga Desa Gampong Matang Panyang, Kec.Seunuddo, Kab.Aceh Utara pada 28 April 2019 lalu

Khadijah (45) bersama ke-5 korban lainnya yaitu, Maulida Wati (22), Mursyidaj (38), Nurul Aflah (54), Mahyudi (27), dan Suryana (31)
Mereka semuanya meminta keadilan pada saat berada di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Aceh Utara (02/05/2019).

Lembaga Gema Nusantara (GEMANTARA) Eksekutif Daerah (EKDA) Perwakilan yang berada di Aceh yang diketuai oleh Nazaruddin, Mawardi,A.Ma (Bidang Pendidikan), Sakinah, M.Pd (Bidang Pemberdayaan Perempuan), dan Musliadi
melakukan pendampingan bersama Nanda Indah Sari selaku Ketua Umum KSDA (Komunitas Solidaritas Dhuafa Aceh).

Sementa itu Rizal Saputra selaku Kepala Perwakilan YARA Lhokseumawe dan Mukhtaruddin, SPd Ketua Umum Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara mengatakan, Terhadap para pelaku meminta segera diproses secara hukum jangan sampai terjadi hal-yang tidak kita inginkan, Sesuai dengan Suket Bukti Lapor No.TBL/59/V/2019 tanggal 02 Mei 2019, TBL/60/V/2019 tanggal 02 Mei 2019, TBL/61/V/2019 tanggal 02 Mei 2019, Terangnya.

Nazaruddin juga menuturkan, Bahwa pengeroyokan tersebut terjadi yang dipicu dari sengketa sebidang tanah berupa lorong jalan. Persengketaan kedua belah pihak sudah berlangsung sejak lama, Dan sengketa tersebut juga telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Lhoksukon Aceh Utara dengan No.Reg Perkara 4/Pdt.G/2019/PN LSk tanggal 20 Maret 2019, dimana Geuchik Gampong Matang Panyang tidak mampu dalam menangani perkara sengketa tanah tersebut yang pada akhirnya terjadilah pengeroyokan pada hari minggu tersebut.

Mukhtaruddin juga menuntut agar keadilan benar-benar ditegakan oleh Aparat yang Berwajib untuk para korban pengeroyokan tersebut, dimana para korban merupakan kaum perempuan, meskipun ini merupakan masalah sengketa tanah, namun tidaklah perlu harus berakhir dengan perlakuan kekerasan seperti melakukan pengeroyokan, Pungkasnya.( Biro Aceh )

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top