Anwar Noris, SH Tantang Duel  Kuasa Hukum Masyarakat Masalembu

Anwar Noris, SH Tantang Duel  Kuasa Hukum Masyarakat Masalembu

Berita Daerah 0 Comment 115

SUMENEP, Gemantaranews

Pemilu 2019 yang dihelat tanggal 17 April 2019 lalu, rupanya masih menyisakan beberapa persoalan yang terjadi saat pelaksanaan pemilihan, salah satunya yang terjadi di Kepulauan Masalembu Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur

sejumlah tokoh Pemuda dan Perwakilan masyarakat Masalembu mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Sumenep untuk mengkonfirmasi perkembangan laporan dugaan terjadinya kecurangan di Kepulauan Masalembu dini hari.

“Kami datang ke Bawaslu ini untuk meminta kejelasan terkait belasan laporan yang sudah dimasukkan atas dugaan terjadinya kecurangan di pulau Masalembu” Kata Ach. Supyadi, Praktisi Hukum sekaligus Kuasa Hukum dari Masyarakat Masalembu.  (06/05/2019)

Sejumlah tokoh Pemuda dari Masalembu tersebut tiba di Kantor Bawaslu sejak pukul 09.00 pagi baru ditemui oleh Ketua Bawaslu Sumenep pada pukul 12.00 siang.

Adapun sejumlah masyarakat dari Masalembu telah ditemui langsung oleh ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris, SH kemudian didampingi Imam Syafii, MH (Koordiv Hukum Data dan Informasi) di ruang tamu Bawaslu.

Kemudian terjadilah Diskusi terkait persoalan – persoalan yang sudah dilaporkan ke Bawaslu oleh Masyarakat Masalembu hingga komunikasi kedua belah pihak antara Bawaslu dan Masyarakat Masalembu memanas, lantaran masyarakat Masalembu tidak puas dengan apa yang dipaparkan oleh Bawaslu.

Sehingga mengakibatkan cekcok mulut antara Bawaslu dengan Kuasa Hukum pelapor ini terus terjadi, maka dari itu suasana semakin memanas, disela-sela suasana yang sudah panas pihak Pelapor menyampaikan ketidak puasannya dengan berdiri dan intonasi suara keras (menunjukkan ketidak puasannya).

“Karena saya ngerti tentang hukum, makanya mana tugasnya sampean ini, laporan belasan sampai mana, mana yang berhasil, mana, mana, huh mana” Kata Supayadi dengan suara keras dihadapan Bawaslu.

Sementara itu, Anwar Noris Ketua Bawaslu tiba – tiba ikut berdiri dan mengajak Supyadi untuk keluar kalau mau bertengkar dengannya.

“Kamu mun atokara ben engko’ neng eloar (Kamu kalau mau bertengkar dengan saya diluar)” ucap Anwar Noris ketua Bawaslu.

Perlu diketahui, bahwa dugaan kecurangan dimasalembu terjadi saat ada surat suara DPRD Kabupaten Sumenep yang sudah tercoblos kepada salah satu caleg DPRD asal PDI-P.

Sebagaimana disampaikan oleh Supyadi bahwa ada satu laporan kecurangan yang dilaporkan ke Bawaslu adalah tertangkap tangan.

“Ingat diantara kecurangan-kecurangan yang dilaporkan ke Bawaslu tersebut itu ada satu laporan yang tertangkap tangan,  itu bukan diketahui ini ada tercoblos, tetapi tertangkap tangan saat melakukan pencoblosan suara” pungkas Supyadi.(and/noung daeng)

Leave a comment

      PT KURNIA CIPTA SARANA KARYA
      NO AHU : 002918.AH.0101 - TAHUN 2019
Gemantara News
Berani Memberikan Informasi yang Akurat dan Terpercaya Demi Mencerdaskan Masyarakat Nusantara.

Back to Top